REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pada Februari lalu, seekor kucing muncul di Stadion Anfield ketika Liverpool sedang menjamu Tottenham Hotspur. Kini giliran tupai yang nongol saat Queen Park Rangers (QPR) menghadapi Everton di Stadion Loftus Road pada pekan ini.
Ketika di Anfield, pertandingan Liverpool melawan Tottenham Hotspur sempat terhenti karena seekor kucing berada di lapangan. Sang kucing kemudian mendapat julukan Anfield Cat. Bahkan, ada yang menjadikan kucing itu sebagai nama di situs jejaring sosial twitter.
Namun akhir pekan lalu, bukan kucing yang jadi sorotan. Melainkan tupai berwarna kelabu.
Tupai itu bergerak di sekitar lapangan Loftus Road saat babak pertama berlangsung. Bahkan, aksi si tupai menjadi sorotan para penonton. Para pendukung ini berteriak,"Squirrel, squirell, squirell (Tupai, tupai, tupai)."
Namun, tampaknya aksi si tupai tidak terlalu menggugah perhatian pemain kedua tim. Maklum kedatangan si tupai seperti berada dalam waktu yang tidak tepat. Mengingat para pemain QPR dan Everton tengah seru-serunya berlaga.
Pertandingan berjalan ketat, keras dan dalam kedudukan imbang 1-1. Hingga akhirnya si tupai hilang dari sorotan, entah ke mana.
Dalam laman resmi klub Everton, kehadiran si tupai ternyata mendapat sorotan. Bahkan, beberapa kejadian dikait-kaitkan dengan kehadiran sang tupai. Jelang babak pertama berakhir, dua pemain QPR gagal menjebol gawang Everton karena bola membentur mistar. Dua kali beruntun.
"Setelah di Loftus Road terganggu oleh seekor tupai yang berlarian di sekitar lapangan, ada kejadian mengejutkan terjadi secara beruntun. Pertama (Adel) Taarabt dan lalu Buzsaky menghantam mistar gawang sebelum jeda babak pertama," seperti ditulis dalam situs Everton.
Pertandingan pun berakhir dengan kedudukan 1-1. Apakah memang ada hubungannya?!