REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- AC Milan terpeleset di giornata ke-31, Sabtu (7/4) nanti. Bermain di San Siro, I Rossoneri dipermalukan tamunya Fiorentina 1-2. Kekalahan itu mengancam posisi Milan di puncak klasemen sekaligus membuka kesempatan bagi rival terdekatnya, Juventus untuk mengkudeta Milan dari puncak klasemen.
Saat ini Milan unggul dua poin dari Juventus yang baru akan bertanding dari Palermo di Stadio Renzo Barbera, Sabtu (7/4) malam WIB nanti. Jika menang, 'Si Nyonya Tua' otomatis bakal menggusur Milan dari penguasa klasemen.
Sementara, kemenangan dari Milan adalah yang pertama bagi Fiorentina dalam tujuh pertemuan terakhir. Tambahan tiga poin di San Siro membawa La Viola menjauh dari zona degradasi. Saat ini, pasukan Delio Rossi itu merangsek ke posisi 15 dengan 36 poin. Kemenangan Fiorentina juga merusak comeback-nya striker Milan, Antonio Cassano.
Jalannya Pertandingan
Milan yang baru tersingkir dari Liga Champions berinisiatif melakukan serangan. Sejak kick off, Milan langsung tancap gas. Sayangnya, di menit kelima, justru Fiorentina yang menguasai pertandingan. Di menit keempat Fiorentina mendapat kesempatan pertama, ketika gelandang Jovetic menerima umpan terobosan dari lini kedua. Sayang, tendangannya masih jauh dari sasaran. Fiorentina nampak mendominasi permainan. Umpan dari kaki ke kaki antar pemain begitu bagus dan membuat lini belakang Milan kelabakan.
Tak mau dipermalukan, Milan menconba keluar dari tekanan. Striker Zlatan Ibrahimovic melakukan kerjasama dengan Emanuelson di menit ke-15. Sayang, kerjasamanya hanya berbuah tendangan sudut.
Jual beli serangan terjadi di pertengahan babak pertama. Terus ditekan, Fiorentina ganti menyerang, kali ini Behrami memberikan tekanan dari sisi kiri. Sayang, tendangan spekulasinya masih belum berbuah gol.
Petaka bagi Fiorentina datang di menit ke-30 saat striker Maxi Lopez dijatuhkan bek Matija Nastasic di kotak terlarang. Nastasic diganjar kartu kuning, sementara Milan mendapat hadiah penalti. Ibrahimovic yang menjadi eksekutor sukses menaklukan kiper Boruc. 1-0 Milan memimpin.
Tertinggal satu gol, membuat Fiorentina tersengat. Permainan berjalan keras hingga Ibra harus mendapat perawatan usai bertabrakan dengan pemain Fiorentina.
Milan di awal babak nampak tertekan. Beberapa serangan Fiorentina membuat lini belakang Milan ketar ketir. Tetapi semua itu bisa diatasi hingga akhirnya mereka memperoleh tendangan penalti dari wasit.
Pasukan Massimiliano Allegri itu terus menekan. Sayang, usaha beberapa punggawa Milan, mulai Maxi dan Sulley Muntari gagal berbuah gol. Hingga turun minum pun Milan masih unggul 1-0.
Baru dua menit babak kedua berjalan, Milan kecolongan. Jovetic sukses mencuri gol untuk Fiorentina usai menaklukkan Cristian Abbiati di menit ke-47.
Tak mau kehilangan muka, Milan lebih rajin menyerang. Di menit ke-53 Milan mendapat kesempatan emas. Bermula dari pergerakan Abate yang mengirim umpan kepada Maxi yang kemudian mengopernya kepada Emanuelson. Tapi, peluang Milan mampu dimentahkan penyelamatan spektakuler bek Natali sesaat sebelum bola masuk ke dalam gawang.
Untuk memperkuat lini tengah, Allegri memasukkan Alberto Aquilani menggantikan Massiomo Ambrosini. Sayangnya, Milan justru keteteran oleh permainan agresif La Viola. Di menit ke-63, Ibra melepaskan tendangan keras dari sisi kiri. Tapi lagi-lagi mampu ditepis kiper Boruc.
Di menit ke-84, untuk kali pertama sejak terbaring karena serangan jantung, Milan menurunkan Antonio Cassano. Juru gedor Timnas Italia itu masuk menggantikan wingbek, Gianluca Zambrotta. Sayang, masuknya Cassano tak banyak memberikan tekanan.
Petaka bagi Milan datang di penghujung laga. Tepat di menit ke-89, Striker Fiorentina, Amauri sukses merobek gawang Milan sekaligus menghadirkan kemenangan bagi Fiorentina.
Kekalahan itu membuat tahta Milan di puncak klasemen Liga Italia Serie-A terancam.