REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester City kembali dihantam prahara. Baru saja kasus Carlos Tevez dengan pelatih Roberto Mancini selesai, kini pelatih asal Italia itu kembali berurusan dengan striker City lainnya, Mario Balotelli. Desas-desus pun menyebar. Ada yang menyebut hubungan Mancini dan Balotelli sudah berakhir, tapi sang agen memastikan kliennya bertahan di City.
Kejengkelan Mancini tak lepas dari ulah Super Mario yang diusur wasit Martin Atkinson saat the Citizen dipukul Arsenal 0-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Ahad (8/4) kemarin. Insiden itu membuat Mancini menyarankan City menjual Balotelli musim depan. Tapi agen Balotelli, Mino Raiola percaya prediksi tersebut terlalu prematur. “Di Inggris, tabloid hanya menulis tentang Balotelli dan saya menggunakannya untuk membersihkan mobil saya,” kata Raiola kepada Sky Italia, Selasa (10/4).
Dikatakannya, mister 'Why Always Me' adalah orang yang selalu memberikan segalanya bagi klub yang diperkuatnya. Karena itu, Balotelli selalu ingin melakukan yang terbaik karena merupakan teman dekat pelatih. “Mancini mengatakan Balotelli akan dijual musim panas ini saya tidak berpikir begitu? Saya akan berbicara dengan klub dan Mancini,” sebut dia dikutip laman Soccernet.
Raiola mengungkapkan, Balotelli mengaku menyesal telah melanggar bek Arsenal, Alex Song. Karena pelanggaran itu Balotelli mendapat sanksi tidak boleh bermain dalam tiga laga. “Saya berbicara dengan Balotelli dan dia sangat menyesal atas apa yang terjadi hari ini," ujar Raiola mengungkapkan. “Saya tidak melihat insiden tersebut, tapi seperti Mancini yang mengatakan, hal itu bisa terjadi."
Alasan itulah yang membuat Railo yakin pemain bernomor 45 itu tidak bakal hengkang dari Liga Primer. Sebelumnya, Inter Milan menyatakan siap menampung mantan juru gedornya tersebut.