Kamis 03 May 2012 14:30 WIB

'Juventus Bunuh Diri Scudetto'

Rep: Sammy Abdullah/ Red: Yudha Manggala P Putra
Kiper juventus, Gianluigi Buffon.
Foto: Reuters
Kiper juventus, Gianluigi Buffon.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN—Sebuah blunder fatal yang dilakukan kiper Juventus, Gianluigi Buffon membuka kembali peluang AC Milan untuk mempertahankan scudetto. Akibat blunder Buffon di menit 85 laga melawan Lecce itu, Juventus harus menerima kenyataan bermain imbang 1-1 di kandang sendiri. 

Hasil ini mampu dimanfaatkan AC Milan yang di partai lain menekuk Atalanta 2-0 lewat gol Sulley Muntari dan Robinho.

Blunder yang dibuat Buffon langsung jadi pembahasan utama media Italia di pekan ke 36 Serie A. Laman Football Italia bahkan mengangkat tajuk; “Juventus Bunuh Diri Scudetto”,  sebagai sajian utama pemberitaan. Sedangkan Tutto Sport mengangkat tajuk utama pemberitaan “Oh Buffon”, dengan latar foto sang kiper yang meminta maaf ke tribun penonton.

Blunder Buffon ibarat mukzizat bagi lecce yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke 54. Dengan 10 orang, Lecce mampu menyamakan kedudukan lewat satu-satunya peluang yang mereka ciptakan sepanjang 90 menit pertandingan.

Sebaliknya, Juventus seperti bermain kurang darah di pertandingan kontra Lecce. Sempat tampil menjanjikan dan unggul cepat di menit ke delapan lewat tandukan Claudio Marchisio, Juventus seperti kehilangan irama di babak kedua. Sebanyak 10 peluang yang dihasilkan pemain Bianconeri berujung sia-sia.

Seusai laga, pelatih Juventus, Antonio Conte tidak kuasa menyembunyikan kekecewaannya. Conte bahkan segera meninggalkan lapangan begitu peluit panjang ditiup wasit. Inilah hasil seri pertama Juventus setelah sebelumnya menorehkan delapan kemenangan beruntun.

Hasil yang sulit dipercayai Conte. “Saya sungguh sulit mempercayai hasil ini. Kami membuat kesalahan yang akhirnya membuat bonus untuk bisa memenangkan scudetto terbuang,” ujarnya seperti dikutip Football Italia.

Conte mengakui, dengan hasil imbang kontra Lecce penentuan scudetto akan berlangsung hingga menit terakhir Serie A. “Kini kami harus menatap dua laga dengan target kemenangan. Kamilah yang menentukan keberhasilan atau kegagalan tim musim ini,” tegas Conte.

Namun dia enggan menyalahkan Buffon atas hasil imbang di Juventus Arena. Menurutnya, kesalahan bisa saja dibuat oleh setiap pemain di sebuah musim kompetisi yang panjang. Dalam kasus Buffon, Conte memandang kiper timnas Italia itu hanya kurang beruntung. “Dia tetap pemain yang terhebat dan kunci bagi tim ini hingga membuat kami hanya sedikit kebobolan di musim ini,”

Hasil mengejutkan di Juventus Arena langsung disambut suka cita oleh publik San Siro. Kini harapan AC Milan untuk bersaing mempertahankan gelar kembali terbuka karena tinggal berselisih satu poin dari Juventus. “kami tetap memelihara kepercayaan untuk meraih scudetto,” ujar pelatih Milan, Massimilano Allegri.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement