Senin 21 May 2012 09:01 WIB

Napoli Juara Coppa Italia 2011/2012

Napoli juara Coppa Italia musim 2011/2012
Napoli juara Coppa Italia musim 2011/2012

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Stadion Olimpico bergemuruh menyambut juara baru Coppa Italia, SSC Napoli. Kemenangan 2-0 atas Juventus di partai final, Senin (21/5) dini hari WIB, membawa tim dari Pulau Sisilia itu meraih gelar keempat Coppa Italia sepanjang sejarah klub sekaligus menghapus dahaga gelar selama 25 tahun terakhir.

Ya, tropi terakhir yang diraih Napoli adalah Scudetto Liga Italia Serie-A musim 1989/1990. Sementara terakhir kali Napoli meraih tropi Coppa Italia pada musim 1986/1987 saat masih diperkuat Diego Maradona. Sejak saat itu, era kedigjayaan Partenopei runtuh. Tapi, kemenangan atas Juventus menjadi kebangkitan tim dari Kota Naples tersebut.

Dua gol kemenangan Azzurri dicetak Edinson Cavani dan Marek Hamsik. Kemenangan itu juga menghadirkan mimpi buruk bagi Juventus yang gagal mengawinkan gelar Scudetto dengan Coppa Italia musim ini.

Tak hanya itu, Napoli juga menghentikan rekor tak terkalahkan Juventus sepanjang musim ini, sekaligus merusak laga perpisahan legenda hidup I Bianconerri, Alessandro Del Piero.

Jalannya Pertandingan

Absennya Giorgio Chiellini dan Paolo De Ceglie tak membuat pelatih Juventus, Antonio Conte merubah taktik. Pelatih asal Italia itu tetap menerapkan pola 3-5-2, dan memasukkan Del Piero dalam starting eleven.

Suntikan semangat yang diberikan Juventini membuat Juventus semakin percaya diri dalam laga tersebut. Teriakan 'Juve, Juve' dari para tifosi setianya membuat prajurit-prajurit Kota Turin semakin ganas.

Tapi, trio Ezequiel Lavezzi, Marek Hamsik dan Edinson Cavani melengkapi trisula lini serang Napoli yang mengusung strategi 3-4-2-1. Walhasil, laga baru berjalan empat menit, Napoli sudah menggebrak lewat sundulan Juan Camilo Zuniga yang menyambut umpan Hugo Campagnaro dari sisi kanan pertahanan Juventus. Beruntung Marco Storari yang dipercaya mengantikan Gianluigi Buffon di bawah mistar Juve tampil sigap.

Perjalanan berjalan relatif seimbang memasuki menit-menit pertengahan. Kedua tim saling jual beli serangan. Pada menit ke-18 contohnya, Marchisio mencoba melepaskan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti sehingga memaksa Morgan De Sanctiss, kiper Napoli berjibaku untuk menghalau bola. Sayangnya tendangan tersebut hanya membuahkan sepak pojok bagi Juve.

Di menit ke-28 giliran Napoli yang mendapatkan peluang emas. Tapi, umpan ciamik Lavezzi gagal dikonversi Marek Hamsik, menjadi gol setelah sontekan playmaker Timnas Slovakia tersebut masih lemah.

Sepuluh menit berselang, giliran bomber Juventus Marco Borriello yang unjuk kebolehan. Bomber asli Napoli itu mencoba peruntungan dengan melepaskan tembakan. Sayangnya, sepakan mantan penyerang AC Milan itu melebar ke sisi gawang Napoli. Jelang turun minum, eksekusi bola mati Alessandro Del Piero masih mampu ditepis oleh De Sanctis. Hingga turun minum, skor tetap kacamata alias 0-0.

Memasuki interval kedua, tak ada perubahan pemain di kedua tim. giliran Juve yang tampil agresif. Tapi, lagi-lagi De Sanctiss tampil memukau dan berhasil mementahkan semua peluang Juve. Tapi petaka datang kepada Juventus di menit ke-62.

Keasyikan menyerang membuat Juve lengah dan Napoli menghukumnya dengan sebuah gol penalti dari Cavani. Berawal dari lemparan ke dalam di sisi kiri pertahanan Juve, Storari terpaksa menjatuhkan Lavezzi yang berdiri bebas di dalam kotak terlarang. Dan Cavani yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Skor 1-0 untuk Napoli.

Gol itu membuat Juve tersengat. Pelatih Antonio Conte pun melakukan perubahan total. Pelatih asal Italia itu memasukkan Pepe, Quagliarella dan Vucinic dan menarik keluar Lichtsteiner, Borriello, serta... Del Piero! Saat berjalan keluar lapangan, Del Piero mendapat standing ovation dari para penonton yang memadati Stadion Olimpico. Saat itulah terakhir kalinya para penikmat sepakbola melihat Del Piero berseragam Hitam-Putih milik Juventus.

Perubahan strategi tersebut memang membuat laskar Kuda Zebra semakin garang dalam membangun serangan. Sayangnya, De Sanctis yang malam itu bermain prima berhasil menggagalkan semua peluang Juve yang dibangun Andrea Pirlo cs.

Jelang laga berakhir, Juve masih belum mampu melesakkan gol penyeimbang. Malahan, Napoli kembali menjauh lewat gol cantik Marek Hamsik di menit ke-83. Jendral lapangan tengah asal Slovakia itu berhasil memanfaatkan umpan terukur Goran Pandev ke jantung pertahanan Juve. Beradu sprint, Hamsik langsung menusuk masuk sisi kiri kotak penalti Juventus dan melepas sontekan terarah ke sisi kanan gawang Storari yang harus memungut bola untuk kali kedua.

Laga semakin panas jelang peluit akhir. Bahkan, perjuangan Juve semakin berat setelah harus bermain 10 orang lantaran pada injury time, Fabio Quagliarella yang masuk menggantikan Borriello, diusir wasit Brighi setelah menyikut Stefano Aronica.

Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan. Dan penantian panjang Napoli terbayar setelah berhasil merengkuh trofi Coppa Italia untuk yang keempat kalinya (1962, 1976, 1987, 2012).

Susunan pemain:

Juventus (3-5-2): Storari; Bonucci, Barzagli, Caceres; Lichtsteiner, Vidal, Pirlo, Marchisio, Estigarribia; Borriello, Del Piero.

Napoli (3-4-2-1): De Sanctis; Campagnaro, Cannavaro, Aronica; Maggio, Dzemaili, Inler, Zuniga; Hamsik, Lavezzi; Cavani.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement