Jumat 29 Jun 2012 15:53 WIB

Samuel Eto'o Lakukan Penggelapan Pajak?

Rep: Citra Listya Rini/ Red: Hazliansyah
 Samuel Eto'o
Foto: AP/Luca Bruno
Samuel Eto'o

REPUBLIKA.CO.ID, SPANYOL -- Striker asal Kamerun, Samuel Eto'o dituduh seorang jaksa penuntut umum di Spanyol melakukan penggelapan pajak senilai 3,5 juta euro selama memperoleh penghasilan saat dirinya bermain di klub Barcelona tahun 2008-2009 lalu.

Eto'o yang kini merumput bersama klub Rusia, Anzhi Makhachkala ini dituduh untuk empat kasus pelanggaran pajak. Masing-masing pelanggaran pajak tersebut memiliki hukuman sampai lima tahun masa penjara dan denda senilai 21 juta euro.

Kasus penggelapan pajak yang diduga dilakukan mantan pemain Inter Milan ini dikuak oleh jaksa penuntut di Pengadilan Barcelona, Spanyol pada tanggal 15 Juni 2012 lalu. Demikian yang dilaporkan Reuters, Kamis (28/6).

Spanyol belum lama ini memang meluncurkan peraturan keras untuk membasmi praktik penggelapan pajak. Hal ini dilakukan pemerintah Spanyol menyusul target pengurangan defisit keuangan yang dialami negeri Matador dan benua Eropa.

Eto'o diduga mendirikan dua perusahaan di Spanyol dan Hungaria untuk menyalurkan pendapatannya dari hak publikasinya selama membela Barcelona dan ikon merek dagang, Puma, kata jaksa penuntut. Perusahaan yang didirikan Eto'o di Hungaria ditengarai membayarkan pajak penghasilannya dalam tingkat yang rendah sekitar 10-19 persen, berbeda dengan perusahaan satunya lagi yang ia miliki di Spanyol yang harus membayarkan pajak sekitar 30-35 persen.

Tidak hanya itu, Eto'o juga diduga menggunakan perusahaan yang ia dirikan di Spanyol itu untuk mengurangi pengeluaran pribadinya sehari-hari, seperti biaya tempat tinggal, furnitur, atau pengeluaran lainnya yang berkaitan dengan mobil-mobil mewah.

Mendapati tuduhan yang serius dari jaksa penuntut di Pengadilan Barcelona ini, baik Eto'o maupun klub yang sekarang dibelanya masih tutup mulut untuk berkomentar.

Tidak hanya menuduh Eto'o, jaksa penuntut umum juga menduga mantan agen Eto'o, Jose Maria Mesalles dan seorang manajer di perusahaan yang ia dirikan di Spanyol, Manuel de Jesus Lastre, melakukan penggelapan pajak serupa.

Namun, tahun lalu Eto'o telah mengajukan gugatan kepada mantan agennya tersebut di Pengadilan Barcelona. Eto'o menggugat agennya tersebut karena telah mengkhianati kepercayaan dan menggelapkan uang darinya.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement