REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Filippo Inzaghi akhirnya mengambil keputusan terkait masa depannya. Striker gaek tersebut memilih gantung sepatu alias pensiun dari lapangan sepak bola.
Padahal, setelah kontraknya bersama AC Milan tak diperpanjang akhir musim lalu, Pippo sempat dirumorkan bakal melanjutkan karirnya ke Amerika Serikat, atau menerima pinangan sejumlah klub Seri-A. Tapi, Inzaghi memilih menutup lembaran kariernya sebagai pemain di usia 39 tahun.
Kabarnya, mantan striker Juventus dan Atalanta itu ditunjuk sebagai pelatih tim U-17 Milan. Sejatinya, mantan striker Timnas Italia itu sempat menerima tawaran dari salah satu tim Inggris. Tapi, ketika Milan menawarkannya menjadi pelatih Tim U-17, Inzaghi langsung memutuskan untuk gantung sepatu.
"Saya tidak dapat lagi bermain di tempat lain. Sama halnya saat aku tak dapat meninggalkan Milan. Hari ini, Selasa (24/6), saya mendapatkan sebuah penawaran dari Inggris, tapi sulit untuk mengenakan kostum tim lain," ungkap Inzaghi seperti dilansir Football Italia.
Dengan antusias, Inzaghi menatap profesi barunya. Ia pun langsung memancangkan target akan supremasi Benua Biru pada masa depan. "Kini, saya memulai sebuah mimpi baru, sebagai pelatih. Semoga suatu saat, saya dapat memenangkan Liga Champions. Saya ingin menjadi seperti Carlo Ancelotti dan saya ingin berterima kasih padanya," sebut pemain berjuluk 'Super Pippo'.
Inzaghi mengakhiri kariernya dengan 156 gol dalam 370 pertandingan Serie-A. Ia sudah berkostum Milan sejak diboyong dari Juventus pada 2001 silam dan mengemas 73 gol dari 202 penampilan. Bersama Milan, ia sukses memenangkan banyak gelar, termasuk Scudetto, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub.