REPUBLIKA.CO.ID, MILAN - AC Milan menderita kekalahan ketiga mereka musim ini, ketika takluk 1-2 dari tuan rumah Udinese pada lanjutan pertandingan Serie A (Liga Italia), Ahad (24/9).
Milan membuka perjalanan mereka musim ini dengan kekalahan di kandang sendiri dari Sampdoria, dan mereka gagal menang atau mencetak satu gol pun di San Siro dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk saat bermain imbang tanpa gol saat menjamu Anderlecht di kancah Liga Champions. Hasil ini menyebabkan posisi Massimiliano Allegri sebagai pelatih AC Milan berada dalam bahaya.
Laporan-laporan pada akhir pekan menyebutkan hanya kemenangan pada Ahad yang dapat menyelamatkan Allegri dari ancaman pemecatan, namun laporan-laporan pasca pertandingan yang mengutip sumber anonim di Milan menyebutkan bahwa pihak klub masih memberikan dukungan pada pria 45 tahun itu.
Allegri, yang timnya mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain, berkata pada Sky Sport Italia, "tidak akan ada gunanya untuk berbicara mengenai pemecatanku, sebab hal itu bukan keputusanku."
"Saya tidak merasa bersalah, ataupun sebagai korban. Kami kalah, namun bagi saya terdapat tanda bagus di mana tim memberikan segalanya setelah (pemain) kami dikurangi menjadi sembilan orang."
Udinese memulai hari dengan berada di peringkat keempat dari dasar klasemen, dan unggul pada menit ke-40 ketika penyerang asal Swedia, Mathias Ranegie, melepaskan tandukan ke bawah mistar gawang yang dikawal Christian Abbiati.
Pemain internasional Italia U-21, Stephan El Sharaway, menyamakan kedudukan bagi Milan pada sepuluh menit babak kedua bergulir, melalui tembakan dari luar kotak penalti. Namun sejak itu, keadaan semakin memburuk bagi juara Eropa tujuh kali tersebut.
Bek Milan yang berasal dari Kolumbia, Christian Zapata, diusir wasit karena mendapat kartu kuning kedua, setelah melanggar Ranegie dari belakang di kotak penalti.
Wasit menunjuk titik putih, dan penyerang Udinese, Antonio Di Natale, sukses menaklukkan Abbiati dengan sepakan mendatar untuk membawa tuan rumah unggul.
Harapan Milan untuk dapat menyamakan kedudukan mendapat hantaman pada tujuh menit menjelang pertandingan usai, ketika mereka kembali harus menerima hukuman kartu merah, setelah Kevin Prince Boateng diusir karena menerima kartu kuning kedua.
Sehari setelah juara bertahan Juventus menggaris bawahi hasrat mereka untuk mempertahankan gelar dengan kemenangan 2-0 atas Chievo di kandang sendiri, ini merupakan hari yang sangat buruk bagi Milan.