REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Jose Mourinho mengungkapkan rencana jangka panjangnya. Meski saat ini mengaku betah melatih Real Madrid, Mourinho mengatakan ingin melanjutkan petualangannya ke Liga Primer Inggris.
"Saya hanya mengatakan secara terbuka untuk berbagai alasan setelah menangani klub ini (Madrid), setelah sukses di Porto, Chelsea, dan Inter, langkah berikutnya adalah Inggris untuk banyak alasan, tetapi itu selanjutnya,” kata Mourinho kepada CNN, Selasa (2/10).
“Saya," kata Mourinho, "tidak punya ide dan saya sangat senang berada di saat ini sebagai manajer klub terbaik di dunia.”
Mantan pelatih Chelsea dan Inter Milan itu memang gencar dikabarkan bakal meninggalkan Madrid untuk melatih salah satu klub Inggris. Kabar terhangat ia diisukan bakal melatih Manchester City. Tapi, pelatih asal Portugal itu buru-buru membatah isu tersebut. (baca: Mourinho Betah Latih Madrid).
Spekulasi lain Mourinho diisukan ingin menggantikan Sir Alex Ferguson sebagai bos Manchester United. Meski terlibat persaingan dengan intensitas tinggi, kedua pria flamboyan itu menikmati sebuah kedekatan dekat di luar lapangan.
Bahkan Mourinho mempunyai panggilan khusus untuk Ferguson, yakni ‘The Boss’. “Saya memanggilnya bos karena dia adalah bos dari pelatih dan saya berharap saat kembali ke dunia sepak bola Inggris dia masih menjadi pengatur strategi Manchester United,” papar pelatih berjuluk the Only One itu.
Untuk mendukung rencana jangka panjangnya, Mourinho masih mempertahankan sebuah rumah di kawasan London yang dibelinya saat membesut the Blues Chelsea. Ia menekankan masih bersahabat dengan pemilik Chelsea, Roman Abramovich.
Hubungan khusus dengan dengan miliarder Rusia itu, menurutnya sangat membantu dalam proses kepindahan Michael Essien dengan status pinjaman ke Madrid sebelum akhir bursa transfer lalu.