REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pelatih Paris Sanit Germain (PSG) Carlo Ancelotti mengakui ada tekanan jelang laga 'Classique' melawan rival abadi Marseille, Ahad (7/10).
Menurut Ancelotti, aura pertandingan dengan Marseille selalu berberda dengan pertandingan-pertandingan lainnya.
"Terdapat tekanan. Semua orang ingin menyaksikan pertandingan, para pendukung ingin memenanginya. Maka lebih banyak tekanan daripada pertandingan-pertandingan lain," ucapnya.
Ancelotti mengatakan pertandingan antara dua klub yang paling banyak didukung di Prancis ini dapat dibandingkan dengan derby Milan. Ancelotti yang pernah menukangi AC Milan menggambarkan suasana dan perasaanya persis saat jelang derby della madonnina itu.
"Kami bergairah," tambah pria Italia ini. "Jika kami menang, kami ke puncak (klasemen). Ini penting. Namun musim ini masih panjang. Pertandingan melawan Porto (di mana PSG kalah 0-1 di Liga Champions pada Rabu) telah usai. Kami berfokus pada pertandingan Minggu," tukasnya.