Jumat 12 Oct 2012 21:07 WIB

Semen Padang Ancam Tarik Pemain Timnas

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Didi Purwadi
Pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar memberikan instruksi kepada para pemain saat menggelar sesi latihan ringan di lapangan PSSI, Senayan, Jakarta.
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar memberikan instruksi kepada para pemain saat menggelar sesi latihan ringan di lapangan PSSI, Senayan, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bergabungnya Semen Padang ke kompetisi Indonesian Super League mendatangkan polemik baru bagi tim nasional jelang Piala AFF 2012. Pasalnya, tim berjuluk Kabau Sirah ini berencana menarik sembilan pemainnya yang kini tengah menjalani pemusatan latihan bersama pelatih Nil Maizar. 

Seperti diketahui, dari 24 pemain timnas yang telah bergabung ke timnas, sembilan diantaranya adalah pemain Semen Padang. Mereka adalah Ellie aboy, Hengki, Wahyu Wijiastanto, Novan Setya, Jajang Paliaman, Hendra Adi Bayauw, Titus Bonai,  Vendry Mofu, dan Nur Iskandar.

Komisaris Utama PT. Kabau Sirah, Toto Sudibyo mengatakan, alasan penarikan tersebut dilatarbelakangi dengan persiapan Semen Padang yang akan mengikuti kompetisi Liga Champions Asia dan kompetisi Liga Super Indonesia.

"Jumlah sembilan pemain yang bergabung di timnas adalah jumlah yang banyak dan sangat menyulitkan kami dalam melakukan persiapan tim," kata Toto di Jakarta, Jumat (12/10).

Toto menjelaskan, timnya akan memulai pemusatan latihan pada 1 November mendatang. Laga uji coba juga sudah dijadwalkan Kabau Sirah guna mematangkan persiapan jelang kompetisi. Pada 9 November mendatang, Semen Padang akan bertandang ke Malaysia dalam laga persahabatan melawan klub Negeri Sembilan.  Sedangkan pada 16 November, giliran Semen Padang yang melakukan jamuan.

"Sejauh ini kami tidak pernah berlatih dengan tim penuh. Sebab itu, kami berencana melakukan penarikan pemain dari timnas," ujar Toto.

Selain alasan itu, langkah penarikan tersebut juga tidak terlepas dengan belum berjalannya fungsi harmonisasi antara dua timnas. Harmonisasi itu diharapkan Toto dapat terlaksana dengan melakukan peleburan bersama timnas KPSI, termasuk memasukkan Alfred Riedl dalam jajaran pelatih.  "Kami beri tengggat waktu sampai 1 November. Kalau upaya harmonisasi tidak terjadi, kami pastikan tarik semua pemain," tegasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement