REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester City akan menjadikan laga Liga Premier Inggris melawan Atson Villa, Sabtu (17/11) sebagai fokus utama ketimbang duel melawan Real Madrid di Liga Champions, tiga hari mendatang. Pasalnya City sadar peluang mereka di Liga Champions nyaris tertutup. Sebaliknya, di Liga Premier Inggris, City masih jadi salah satu kandidat utama juara.
Bek City, Aleksandar Kolarov menilai, kendati timnya tersok di kompetisi Eropa, namun The Citizen belum ada tandingannya di Inggris. "Kami masih yang terbaik di Inggris. Kami adalah tim yang belum terkalahkan di Liga Premier," ujar Kolarov seperti dikuitip Goal.com.
Walhasil, menghadapi Villa, City akan menurunkan skuat terbaiknya guna mengejar ketertinggalan dua poin dari Manchester United di puncak klasemen. Di lini pertahanan, City akan memasang bek sayap Douglas Maicon untuk membantu penyerangan. Pekan lalu, Maicon tampil memesona ketika membantu City meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Tottenham Hotspur.
Sedangkan di lini tengah, trio Yaya Toura, Samir Nasri, dan David Silva akan jadi kekuatan utama untuk merobek pertahanan Villa. Di depan, nama Sergio Aguero akan jadi tumpuan City bersama Carlos Tevez.
Pelatih City, Roberto Mancini masih menyimpan Edin Dzeko yang akan dijadikan "super sub". Dzeko sendiri mengaku kurang senang dengan keputusan Mancini yang kerap memarkirnya di kursi cadangan. Namun Dzeko mengaku hanya ingin memberi pesan prihal kekurang-senangannya pada strategi Mancini dengan mencetak gol. "Gol saya adalah pesan kepada Mancini," ujar penyerang asal Bosnia Herzegovina tersebut.
Kendati akan bermain dari bangku cadangan, Dzeko yakin timnya akan mampu meraih tiga poin dari Villa sekaligus mengejar United di puncak klasemen. Keyakinan Dzeko tidak terlepas stabilitas mental pemain City yang tetap terjaga hingga pekan ke 11 Liga Premier. Hingga kini City masih menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Inggris. "Tim ini masih memiliki karakter yang sama. Kami memiliki mental yang kuat dan sulit dikalahkan," ujar Dzeko.
Di pihak lain, Aston Villa sedang mulai menyusun kekuatan usai tampil melempem di 11 laga awal Liga Inggris. Sinyal kebangkitan Villa mulai terlihat pekan lalu ketika mampu merepotkan Manchester United. Kendati harus menelan kekalahan 2-3, namun performa Villa pekan lalu tetap mengundang pujian.
Menghadapi City, Villa akan bertumpu pada sosok Stpehan Ireland. Uniknya, Ireland merupakan pemain yang dibesarkan City. Namun pemain yang memiliki nama yang sama dengan asal negaranya (Ireland: Irlandia) siap melupakan romantisme masa lalunya demi mengantarkan kemenangan tandang kedua bagi Villa di musim ini.