REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Aston Villa dibuat tak berkutik saat berhadapan dengan Tottenham Hotspur. Pada laga lanjutan Liga Primer Inggris itu, Villa digagahi empat gol tanpa balas di kandang sendiri, Villa Park.
Winger Spurs, Gareth Bale mencetak tiga dari empat gol yang dilesakkan Spurs. Sementara satu gol Spurs lainnya dibukukan Jermain Defoe.
Pelatih Spurs, Andre Villas-Boas mengatakan gol yang diciptakan Defoe, adalah golnya yang ke-10 di musim ini. Terlepas dari tiga gol Bale, gol Defoe sangat penting untuk Spurs. (baca: Puja-puji Villas-Boas untuk Gareth Bale).
Kekalahan itu membuat Villa semakin terbenam. Pasalnya, pada pekan lalu Villa baru saja dihabisi Chelsea dengan skorer telak, 0-8.
"Gol Defoe sangat penting, karena secara emosional membuat Villa tidak stabil," kata Villas-Boas.
Lalu apa kata pelatih Villa?
Paul Lambert mengakui saat ini timnya sedang terpuruk. Lambert bahkan menilai timnya masih beruntung karena terpaku di peringkat ke-16, dan tidak masuk ke zona merah alias degradasi.
"Kami amat beruntung karena pada babak pertama Spurs sebenarnya tampil cukup baik," kata Lambert.
Meski begitu, Lambert yakin timnya akan bangkit setelah mengalami dua kelahan besar. "Mereka akan membaik," katanya,
"Apakah menang, kalah atau seri...kami selalu berusaha membuat semangat tim tetap sama."
"Dalam pertandingan sepak bola apa saja bisa terjadi dan kita harus memperbaikinya agar tampil lagi dengan baik. Tidak ada jalan lain," katanya mengakhiri.