REPUBLIKA.CO.ID, WAMENA -- Manajer Persiwa Wamena, Agus Santoso membenarkan klubnya sudah mendapatkan dana talangan dari PT Liga Indonesia untuk membayar gaji pemain yang tertunda.
Dana itu, kata Agus, langsung disetor PT LI ke nomor rekening pemain. Namun, sekitar 16 pemain Persiwa gajinya masih tertunggak.
Agus mengungkapkan jumlahya bervariatif. Ada yang dua bulan dan empat bulan.
"Betul, Persiwa sudah mendapatkan dana talangan. Kemarin (Jumat, 18/1) pemain sudah menerimanya," kata Agus ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (19/1).
Diakui Agus, jumlah dana talangan yang diberikan memang baru bisa mencicil tunggakan gaji pemain untuk satu bulan. Namun Agus menyambut positif komitmen PT LI tersebut.
"Memang tidak sekaligus dan dilakukan bertahap. Tapi dengan terselesaikannya satu bulan (tunggakan), beban kami tentu berkurang. Dan bagi kami, PT LI telah menunjukkan komitmen membantu klub," katanya.
Persiwa kini sedang kerja keras untuk mendatangkan sponsor. Tujuannya agar permasalahan tunggakan gaji tidak lagi terjadi di musim ini, ungkap Agus.
"Kalau sponsor sudah masuk, kami bahkan akan segera melunasi sisa tunggakan," selorohnya mengakhiri.
Selain Persiwa Wamena, ada tiga klub Indonesia Super League (ISL) lagi yang mendapat dana talangan dari PT LI. Ketiganya yakni PSPS Pekanbaru, PSAP Sigli, dan Deltras Sidoarjo yang masing-masing mendapat dana talangan Rp 300 juta.
Sekretaris PT LI, Tigor Shalom Boboy mengatakan pemberian dana talangan dilakukan sesuai komitmen PT LI kepada klub-klub LSI. Terutama kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang telah memberikan rekomendasi izin pelaksanaan kompetisi LSI.