Selasa 29 Jan 2013 21:50 WIB

Drogba tak Sakit Hati Dibangkucadangkan

Didier Drogba (kiri), striker timnas Pantai Gading, berebut bola dengan pemain timnas Tunisia, Aymen Abdennour, di laga Grup D Piala Afrika 2013 di Rustenburg pada 26 Januari.
Foto: Reutres/Ihsaan Haffejee
Didier Drogba (kiri), striker timnas Pantai Gading, berebut bola dengan pemain timnas Tunisia, Aymen Abdennour, di laga Grup D Piala Afrika 2013 di Rustenburg pada 26 Januari.

REPUBLIKA.CO.ID, JOHANNESBURG -- Bintang Afrika, Didier Drogba, mendukung sistem rotasi yang diterapkan pelatih Sabri Lamouchi setelah Pantai Gading menjuarai Grup D Piala Afrika 2013. Timnas Pantai Gading lolos dengan satu pertandingan yang belum dimainkan.

Tim kandidat juara itu akan menghadapi Aljazair di Royal Bafokeng Sports Palace pada Rabu dengan hanya mempertaruhkan harga diri. Pantai Gading sudah memastikan lolos setelah meraih kemenangan atas Togo dan Tunisia di kota pertambangan di Barat Laut Afrika Selatan itu.

Pantai Gading memerlukan waktu 88 menit untuk mengalahkan Togo melalui penyelesaian Gervinho setelah sebelumnya sesama bintang Liga Inggris, Yaya Toure, mencetak gol pembukaz. Lamouchi meresponnya dengan membuat empat perubahan.

Ia membangku-cadangkan bek veteran Manchester City, Kolo Toure, gelandang Max Gradel dan Didier Ya Konan, serta penyerang sekaligus kapten Drogba (34). Drogba mengatakan ini merupakan Piala Afrika terakhir bagi dirinya.

"Tidak ada masalah dengan saya menjadi pemain cadangan. Jangan berusaha membuat hal ini menjadi masalah besar," kata Pemain Terbaik Afrika itu memberi peringatan. "Sang pelatih memilih tim dan kami menghargai keputusan-keputusannya."

"Hal serupa juga terjadi pada 22 pemain lain di tim ini. Mengapa menjadi masalah jika saya dibangku-cadangkan? Saya senang melihat Pantai Gading menang. Itulah yang utama,'' katanya.

sumber : Antara/AFP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement