REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Striker anyar Arsenal, Olivier Giroud, memang masih belum dapat dikatakan bisa menggantikan posisi Robin Van Persie. Namun setidaknya, penyerang asal Prancis itu mempunyai statistik lebih baik pada musim debutnya bersama The Gunners ketimbang RvP.
Pada musim pertamanya bersama Arsenal, 2004/05, Van Persie hanya mencetak 10 gol dalam 41 laga di berbagai kompetisi. Catatan itu sudah terlewati Giroud. Sejak bergabung dari Montpellier, ia sudah menyumbangkan 14 gol dalam 33 pertandingan.
"Itu lebih baik dari permulaan Van Persie, meskipun ketika dia datang ke Arsenal masih lebih muda," kata dia pada L'Equipe, seperti dilansir Daily Mail, Rabu (6/2).
Van Persie mengawali kariernya di Arsenal saat masih berusia 21 tahun. Sedangkan saat ini, Giroud sudah berumur lima tahun lebih tua.
Meskipun sudah senang bisa melewati catatan RvP di musim pertamanya, Giroud masih belum berpuas diri. Kepada Le Parisien, penggawa tim nasional Prancis itu mengatakan masih ingin terus mengembangkan diri.
"Semua ini berjalan sesuai rencana, tapi saya bisa melakukan lebih baik lagi," ujar dia.
Perkembangan penampilan Giroud tidak terlepas dari peran pelatih Arsene Wenger. Ia merasa mudah untuk berbincang dan berbagi dengan arsitek asal Prancis itu. Belakangan ini, Wenger membuat video rekaman untuk membantu mengembangkan permainan pasukannya. Termasuk untuk mendorong Giroud meningkatkan kemampuannya. "
Di dalam lapangan, kami bisa mengetahui apa yang harus dilakukan," kata pemain tersubur Ligue 1 musim lalu itu.
Banyak pelajaran yang sudah didapat Giroud semenjak bergabung dengan Arsenal. Ia merasa bisa lebih bijak saat dipercaya turun bertanding. Terutama saat berurusan dengan tugas utamanya untuk menjebol gawang lawan. Giroud mengatakan, dirinya saat ini tidak lagi terburu-buru ketika mendapatkan bola. Ia bisa lebih banyak mengontrol dan membaca situasi permainan.
Langkah Giroud di musim pertamanya bersama Arsenal memang tidak berjalan mudah. Ia baru bisa mencetak gol dalam laga ketujuhnya bersama The Gunners. Giroud pun sempat mengalami kebuntuan selama 303 menit sebelum bisa melesakkan gol pertamanya di kompetisi ajang Liga Primer.
Namun di saat memasuki periode sulit, ia berusaha untuk menjalankan motonya. "Ketika anda mempunyai peluang, anda harus mengambilnya. Ketika berjalan sulit, anda harus menatap ke depan dan menuntut lebih dari diri anda sendiri," katanya.