REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Keputusan Mario Balotelli meninggalkan Manchester City, Januari ini, memberikan kesan tersendiri bagi punggawa the Citizens lainnya. Meskipun kerap bertindak kontroversial, Balotelli tetap menjadi sosok yang dirindukan mantan rekan setimnya.
Pelatih City Roberto Mancini dan bek Pablo Zabaleta sempat mengungkapkan kehilangan sosok Balotelli. Kali ini, Vincent Kompany yang mengomentari kepergian penyerang tim nasional Italia itu.
Masa dua setengah musim bersama Balotelli menyisakan kesan tersendiri bagi kapten tim The Citizens itu. "Saya akan merindukan dia, sebagai pribadi dan juga pemain," kata dia, seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (9/2).
Kompany menilai, Balotelli sudah memberikan kontribusi besar bagi City. Meskipun, pemain berdarah Ghana itu kerap mendapat kritikan karena performanya yang tidak konsisten.
Kompany tetap memberikan pembelaan terhadap pemain yang memutuskan hijrah ke AC Milan itu. "Saya puas dengan kontribusi yang diberikannya dalam momen penting. Jangan lupakan umpannya untuk (Sergio) Aguero di laga terakhir musim lalu," kata dia.
Pada pertandingan penutup musim lalu melawan Queens Park Rangers, Balotelli memberikan umpan untuk membuka gol penentu kemenangan City. Aguero berhasil memaksimalkannya untuk mengubah kedudukan menjadi 3-2 di masa injury time.
Kemenangan itu yang mengantarkan City merebut gelar juara Liga Primer. "Dalam momen penting, dia ada untuk kami. Bagi saya, itu sudah cukup," ujar penggawa tim nasional Belgia itu.
City sebenarnya masih menganggap penting kehadiran Balotelli. Namun kontroversi belakangan ini membuat City akhirnya melepaskan dia kembali ke Italia. Balotelli juga mulai jarang mendapatkan tempat utama di skuat The Citizens.
Akan tetapi, bagi Kompany, situasi itu lumrah terjadi dalam skuat besar seperti timnya. "Kami mempunyai skuat yang sangat kompetitif dan bukan hal memalukan ketika anda tidak selalu masuk barisan starter," kata dia.