REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional (timnas) Indonesia kemungkinan besar tidak akan melakoni laga uji coba sebelum menjamu Arab Saudi pada laga kedua Pra-Piala Asia 2015, Sabtu (23/3). Para penggawa timnas memiliki jadwal padat karena kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI) sudah dimulai.
"Susah untuk mengatur laga uji coba. Repot, karena kompetisi sudah dimulai," kata Kordinator timnas Indonesia Bob Hippy, Selasa (12/2).
Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan klub-klub yang pemainnya dipanggil timnas. Hasilnya, hampir semua klub keberatan kalau melepas pemainnya dalam jangka waktu lama dan dijadwalkan mengikuti uji coba. Alasannya, para klub tersebut sangat membutuhkan pemainnya untuk berlaga di kompetisi. Meski begitu, Bob juga mengaku tak keberatan bila timnas tidak melakukan uji coba sebelum melawan Arab Saudi.
Menurutnya, para pemain justru akan lebih matang dari segi teknis dan fisik bila ditempa di kompetisi. "Pemain akan lebih matang di kompetisi," tambahnya.
Hingga kini, Bob belum bisa memutuskan kapan pemusatan latihan timnas akan kembali dilaksanakan. Manajemen timnas akan membahasnya bersama tim pelatih pada Rabu (13/2) di Jakarta.
Rencananya, tambah Bob, pemanggilan pemain akan dilakukan mulai 13 Maret. Waktu satu pekan untuk melakukan persiapan dinilai sudah cukup. "Besok akan dipastikan jadwalnya seperti apa," tuturnya.
Pelatih timnas Nil Maizar belum bisa berbicara banyak mengenai tidak adanya laga uji coba. Saat ini, tim pelatih sedang menyusun program pemusatan latihan jelang laga lawan Arab Saudi.
"Belum diputuskan uji coba atau tidak. Tergantung programnya seperti apa nanti. Besok kami akan tentukan," kata Nil.