Jumat 15 Feb 2013 15:36 WIB

Ramos Kesal Dikambinghitamkan Mourinho

Striker Manchester United, Danny Welbeck (kiri), melepaskan sundulan menjebol gawang Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (13/2).
Foto: AP/Andres Kudacki
Striker Manchester United, Danny Welbeck (kiri), melepaskan sundulan menjebol gawang Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (13/2).

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Sergio Ramos, bek Real Madrid, dikabarkan murka terhadap manajer Jose Mourinho. Ramos marah karena Mourinho menyalahkan dirinya atas terjadinya gol Danny Welbeck saat MU menahan imbang Madrid 1-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions kemarin.

Madrid lebih dulu tertinggal 0-1 lewat gol sundulan Welbeck pada menit 20. Selang sepuluh menit kemudian, tuan rumah menyamakan kedudukan lewat sundulan Cristiano Ronaldo.

''Defender Real Madrid, Sergio Ramos, sangat marah terhadap Jose Mourinho setelah dirinya dijadikan sasaran kritikan sang pelatih,'' sebut harian Punto Pelota.

Mourinho secara tidak langsung mengatakan Ramos bertanggung jawab atas bobolnya gawang Real Madrid. Ramos dinilai gagal menjaga Welbeck saat terjadi duel udara di depan gawang Madrid.

Mantan manajer Chelsea itu mengatakan sia-sia menghabiskan berjam-jam di tempat latihan jika individu pemain tidak melakukan pekerjaan mereka selama pertandingan. Mourinho mengaku skuatnya sebenarnya sudah berlatih mengantisipasi bola-bola mati seperti tendang sudut.

"Jika Anda melihatnya di televisi, Anda dapat melihat apa yang terjadi," katanya. ''Kami terus berlatih, kami mengorganisasi diri, kami memberikan setiap pemain pekerjaan. Kami pun menonton video permainan lawan untuk mengetahui titik-titik kuat mereka pada bola mati.''

"Tapi, ketika Anda kalah dalam duel satu lawan satu, maka tidak ada yang bisa dilakukan,'' kecam Mourinho menyindir Ramos.

 

sumber : www.tribalfootball.com
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement