REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Kerap adu mulut dan tak harmonis di kamar ganti Manchester City, ternyata tak membuat striker Milan, Mario Balotelli kehilangan perhatiannya kepada mantan pelatihnya di Etihad Stadium, Roberto Mancini.
Mantan bomber yang tersisih dari skuat The Citizens pada musim dingin itu tetap memberi dukungan penuh kepada Roberto Mancini untuk menjadi manajer City.
Balotelli mengaku merasa gusar mendapati kabar Mancini yang bakal dipecat manajemen City. Balo pun memberi dukungan dan meminta Mancini untuk tetap dipertahankan di tim yang pernah dibawanya meraih gelar liga primer musim lalu itu.
"Tak ada pelatih hebat di Manchester City selain Roberto Mancini," kata Balo seperti dilansir The Sun, Jumat (22/2).
Menurut bomber berdarah Ghana itu, Mancini layak dipertahankan. Ini mengingat prestasinya yang telah membawa gelar FA dan trofi Liga primer musim lalu untuk City. Balo pun mengklaim, seandainya para penggawa City ditanya siapa yang layak menjadi pelatihnya musim depan, mereka tentu akan menjawab hanya Mancini seorang.
"Dia (Mancini) tak hanya sekadar pelatih. Ia juga sekaligus teman bagi para pemain," tambah Balo.
Hubungan Mancini dengan Balotelli memang terbilang unik. Mancini, yang sering menyebut Balo sebagai anak bandel dan tak pernah menurut, memang kerap terlibat pertikaian dengan striker 22 tahun tersebut.
Kendati demikian, Mancini pun tak ragu bila mengatakan Balotelli sudah seperti anaknya sendiri. Hubungan emosional yang sedemikian dekat bisa jadi merupakan alasan Balo untuk tidak pernah berhenti memikirkannya.
Seperti diketahui sebelumnya, Mancini terancam dipecat oleh manajemen Etihad apabila gagal mempertahankan trofi liga primer untuk Etihad Stadium. Kabar bakal dilengserkannya pelatih asal Italia itu juga tidak terlepas dari gagalnya City di ajang Piala Liga dan Liga Champions.
"Tapi perlu diingat, lihatlah saat Manchester City meraih Piala FA dan trofi liga primer pertama untuk klub setelah 40 tahun, itu karena kedatangan Mancini," tutup Balo.