Senin 25 Feb 2013 15:00 WIB

Los Blancos Hadapi Duel Hidup Mati

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Didi Purwadi
  Pemain Real Madrid merayakan gol saat menghadapi Deportivo Coruna di laga La Liga Spanyol di Stadion Riazor, Coruna, Sabtu (23/2).
Foto: Reuters/Miguel Vidal
Pemain Real Madrid merayakan gol saat menghadapi Deportivo Coruna di laga La Liga Spanyol di Stadion Riazor, Coruna, Sabtu (23/2).

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Laga El Clasico menjadi pertarungan hidup mati bagi Real Madrid. Pertarungan melawan Barcelona pada leg kedua semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Rabu (27/2), menjadi tugas berat Los Blancos pada musim ini.

Pada pertemuan pertama di Santiago Bernabeu akhir Januari, Madrid gagal memetik kemenangan. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan ditahan imbang 1-1.

Praktis, Madrid berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Barca hanya butuh hasil imbang tanpa gol untuk menggenggam tiket final dan menyingkirkan Madrid.

Tak ayal, tak ada kata lengah bagi pasukan Madrid dalam duel sengit di depan ribuan pendukung Barcelona. Bek Real Madrid, Pepe, berharap rekan timnya tidak terpengaruh dengan gaya permainan tiki taka Barcelona.

"Tidak boleh terpengaruh. Kami harus menunjukkan karakter sendiri," kata Pepe dilansir laman resmi klub. "Jika kami bermain sebagai sebuah satu kesatuan, kami tentu memiliki peluang untuk lolos," tambahnya.

Skuat besutan Jose Mourinho kini dalam situasi yang serba tidak nyaman di semua kompetisi. Di ajang La Liga, Madrid tertinggal jauh 16 poin dari Barca yang kokoh di puncak klasemen. Dengan 13 pertandingan tersisa, sulit bagi Madrid mempertahankan gelar La Liga.

Sedangkan di ajang Liga Champions, tugas Madrid pun tak kalah berat. Madrid baru saja meraih hasil imbang di kandang dengan skor 1-1 saat menjamu Manchester United pada babak 16 besar. Selanjutnya, Madrid akan bermain sebagai tamu di Old Trafford, Selasa (5/3).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement