REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon meyakini Jose Mourinho bakal mengakhiri karier kepelatihannya di Real Madrid seiring berakhirnya La Liga musim ini meskipun skuatnya baru saja menyingkirkan Barcelona di semi final Copa del Rey.
Menurutnya, Mourinho bakal tetap dipecat manajemen Los Blancos menyusul sikapnya yang dirasa 'aneh' bagi publik Bernabeu. "Real Madrid memiliki masalah dengan sikap Mourinho," kata Calderon seperti dikutip Talk Sport, Selasa (26/2).
Menurutnya, Mourinho telah menyalahi tradisi klub. Real Madrid, kata Calderon, tidak pernah melakukan kritik pedas terhadap wasit, penyelenggara Liga, jika timnya mengalami kekalahan. "Kami tidak terbiasa dengan pelatih seperti itu," tambah Calderon.
Sedari awal, Calderon mengaku tidak menyukai gaya kepelatihan entrenador 50 tahun tersebut. Bahkan, hal itu dibuktikan saat ia menolak mendatangkannya pada 2009 seiring Madrid mendatangkan Cristiano Ronaldo.
Seperti diketahui, Calderon merupakan presiden Real Madrid pada kurun 2006 hingga 2009. Di bawah kepemimpinannya, Madrid sukses mendatangkan Fabio Cannavaro, Ricardo Kaka, hingga Ronaldo.
Dalam kesempatan tersebut, Calderon sendiri meyakini betul bahwa pelatih yang menjuluki dirinya sebagai The Special One itu bakal melanjutkan kariernya di Paris Saint-Germain. Calderon melihat ambisi Mou yang ingin meraih berbagai gelar juara liga di beberapa negara.