REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Real Madrid sukses memangkas jarak dengan pimpinan klasemen La Liga Spanyol, Barcelona menjadi 13 angka. Hal itu didapat setelah Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mengalahkan El Barca, 2-1 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (3/3) malam WIB.
Dari 26 pertandingan, Madrid mengumpulkan 55 poin dan Barcelona masih kokoh dengan raihan 68 poin. Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak Karim Benzema dan Sergio Ramos. Adapun gol hiburan tim tamu dicetak Lionel Messi dari dalam kotak penalti.
Laga berlangsung panas dan wasit mengeluarkan banyak kartu kuning. Drama el-clasico terjadi di pengujung pertandingan, ketika Adriano mengklaim dilanggar Sergio Ramos di kotak penalti. Namun wasit berpandangan lain dan permainan dilanjutkan.
Ketika peluit panjang dibunyikan, penggawa Barcelona mengerumuni sang pengadil untuk protes mengapa tidak diberi hadiah penalti. Kiper Victor Valdez tampak paling emosional melakukan protes hingga harus diberi kartu kuning, dan kartu merah karena terus mengecam keputusan itu.
Pelatih Jose Mourinho menurunkan enam pemain cadangan guna menyimpan tenaga untuk menghadapi Manchester United di leg kedua perdelapan final Liga Champions akhir pekan ini. Di luar Angel di Maria yang terkena skorsing, Mourinho mencadangkan Gonzali Higuain, Cristiano Ronaldo, Mesut Oezil, Sami Khedira, dan Xabi Alonso.
Meski hanya duduk manis di bangku cadangan dan sempat melakukan pemanasan pada babak kedua, Oezil sangat senang dengan kemenangan itu. Bisa mengalahkan Barcelona, dianggap gelandang Timnas Jerman itu sebagai kemenangan luar biasa.
"2:1 - Siege im clasico sind wunderbar. Danke. 2:1 - victories in "el clasico" are wonderful. Thanks. M1Ö (Memenangkan laga el clasico adalah luar biasa. Terima kasih," kicaunya lewat akun twitter, @MesutOzil1088.