Kamis 07 Mar 2013 02:27 WIB

Teror Gareth Bale

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Fernan Rahadi
Gareth Bale
Foto: guardian.co.uk
Gareth Bale

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Ada satu sosok yang paling ditakuti Inter Milan ketika akan menjalani laga tandang melawan Tottenham Hotpurs pada leg pertama 16 besar Liga Eropa, Jumat (8/3) di Stadion White Hart Lane. Adalah Gareth Bale yang menjadi momok tersendiri bagi pasukan I Nerazzuri.

Selain performa memukau yang ditunjukkan Bale belakangan ini, Inter pernah merasakan betapa ganasnya permainan winger berusia 23 tahun tersebut. Tepatnya ketika Spurs dan Inter berada satu grup di Liga Champions musim 2010/2011.

Pada pertandingan ketiga Grup A Liga Champions, 20 Oktober 2010, Inter dibuat terkejut dengan aksi seorang Gareth Bale. Inter nyaris gagal merayakan kemenangan di depan para pendukungnya berkat penampilan ganas Bale.

Kala itu, Inter sudah unggul tiga gol tanpa balas pada babak pertama berkat gol Javier Zanetti, Samuel Eto'o, dan Stankovic. Namun di babak kedua, Bale membuat semua orang terkejut. Dia melesakkan tiga gol dan sukses membuat denyut nadi pasukan Inter berdegup kencang.

Untungnya, Janssen berhasil menambah keunggulan Inter pada menit ke-75. Jika tidak, Inter harus puas berbagi poin lantaran Bale menciptakan satu gol pada menit ke-52, dan dua gol dua menit jelang akhir pertandingan.

Kenangan itu membuat Kapten Inter Javier Zanetti ketar-ketir untuk melakoni laga lawatan ke kandang Spurs.  "Bale pemain luar biasa. Akan sangat sulit menghadapi dia," kata Zanetti dikutip dari Tuttosport, Rabu (6/3).

Wajar Zanetti mengungkapkan kekhawatirannya itu. Maklum, sejak pertandingan tiga tahun silam itu, performa Bale semakin mengganas. Pemain asal Wales itu sudah mencetak 16 gol di Liga Primer Inggris musim ini. Bahkan, Bale selalu membukukan gol pada lima pertandingan terakhir di Liga Primer.

Terakhir, Bale pun menciptakan gol pembuka dalam kemenangan 2-1 Spurs atas Arsenal, akhir pekan lalu. Tak pelak, Bale beserta rekan-rekannya kini digandrungi kepercayaan diri tinggi untuk meladeni permainan tim raksasa Italia.

Zanetti menyadari, Inter tidak akan mudah menjalani pertandingan nanti. Apalagi dengan melihat performa Spurs yang sedang menanjak. Namun ia tetap yakin Inter bisa meraih kemenangan. "Saya sadari pertandingan nanti tidak akan mudah. Tapi kami harus berani," katanya.

Meski memiliki seorang Gareth Bale, hal tersebut tentu tidak menjamin skuat berjuluk The Lilywhites tak akan jatuh bangun menjalani pertandingan. Performa pasukan Andrea Stramaccioni sedang konsisten setelah meraih tiga kemenangan pada lima pertandingan di semua kompetisi. I Nerazzuri pun baru saja merangsek ke peringkat empat klasemen Serie A setelah menaklukkan Catania 3-2 pada pertandingan terakhir yang berlangsung Ahad (3/3).

Manajer Tottenham Hotspurs Andres Villas-Boas yakin bisa memetik kemenangan. Dia pun bertekad mengulang momen spesial dua tahun silam pada pertandingan nanti. "Kami pernah menjalani dua pertandingan hebat melawan Inter di Liga Champions (2010). Kami harus mengulang momen spesial tersebut," kata AVB dilansir The Sun, Rabu (6/3).

Tiga gol yang diciptakan Gareth Bale di kandang Inter pada pertemuan pertama fase grup Liga Champions, 20 Oktober 2010, memang tak membuat Spurs mengakhiri laga dengan kemenangan. Spurs kalah dengan skor 3-4. Namun Spurs berhasil membalas kekalahan ketika mendapat giliran menjamu Inter pada awal November 2010. Bermain di depan pendukungnya, Spurs membungkam Inter dengan skor 3-1.

Kala itu, Spurs pun sukses menjadi pemuncak klasemen Grup A. Sedangkan Inter berada di peringkat dua. "Kami harus membuat langkah besar dengan mengalahkan juara Liga Champions 2010 tersebut (Inter Milan)," kata AVB.

Pertandingan antara Spurs dan Inter Milan ini memantik perhatian legenda AC Milan, Billy Costacurta. Costacurta memperediksikan Spurs akan keluar sebagai pemenang. "Inter harus waspada. Spurs sedang berada dalam permainan terbaiknya. Dan, Gareth Bale adalah pemain yang sangat menakutkan," kata Costacurta disitat Tribal Football, Selasa (5/3).

Prediksi Formasi

Tottenham Hotspur

4-3-3

Friedel; Walker, Gallas, Dawson, Assou-Ekotto; Livermore, Parker, Dembele; Bale, Defoe, Lennon

Inter Milan

4-4-1-1

Handanovic :  Zanetti, Juan, Chivu, Pereira;Gargano,Kuzmanovic;Schelotto,Guarin,Alvarez;Rocchi

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement