REPUBLIKA.CO.ID, GENOA -- Inter Milan bukan tim pecundang meski tersingkir di liga Europa tengah pekan kemarin. Usai takluk 0-3 di kandang Tottenham Hotspur di leg pertama, Inter membalas dengan menang 4-1 di leg kedua kalah dan hanya kalah agregat tipis karena kemasukan gol tandang.
Sederet ambisi dan totalitas yang dihadirkan pada laga kemarin, membuat kepala pasukan I Nerazzuri tetap tegak dan siap bangkit di pentas domestik.
Sama halnya seperti AC Milan, La Beneamata juga kini memfokuskan diri meraih tiga besar di gelaran Serie A Liga Italia. Mengincar zona Champions pada musim depan, I Nerazzuri bakal mengawali lakon sepuluh laga tersisa saat bertandang ke markas Sampdoria, Senin (18/3) dini hari WIB.
"Sekarang kita bisa kembali beraksi di liga," kata pelatih Inter Andrea Stramaccioni dilansir Tuttosport, Jumat (15/3). Menurutnya, laga terakhir melawan Spurs adalah laga terbaik Inter sepanjang musim ini. Baginya, itu menjadi modal awal melanjutkan kampanye positif di Seri A.
Ambisi dan optimisme tinggi juga tertancap dalam benak seluruh penggawa Inter jelang laga lanjutan Seri A nanti. "Kemenangan atas Spurs membuktikan kami masih memiliki semangat. Psikologis kami menjadi besar saat melawan Sampdoria," kata penggawa Inter, Andrea Ranocchia dilansir laman resmi klub, Jumat (15/3).
Zona Liga Champions musim depan, kata Ranocchia, amat fundamental dalam target Inter di sisa musim ini. Inter pun, diklaim Rano, amat yakin bahwa Andrea Stramaccioni akan tetap dipertahankan pada musim depan. "Skuat ini akan selalu di tangannya (Strama)," tambah Rano.
Kemenangan 4-1 atas Spurs tengah pekan kemarin memang membuat nuansa psikologis I Nerazzuri kembali positif. Sebelumnya, santer dikabarkan bahwa Presiden klub, Massimo Moratti berencana mendepak sang allenatore yang dianggapnya telah gagal membangun konsistensi tim. Namun, kali ini sang presiden justru mengaku bangga dengan performa tim yang dianggapnya tetap terhormat meski mengalami kegagalan.
"Tim kami tetap membanggakan. Kali ini aku yakin Inter akan menatap Liga Champions musim depan," kata Moratti kepada Inter Channel, tengah pekan kemarin.
Inter kini menghuni posisi ke lima dengan tabungan 47 poin. Untuk mengejar target tiga besar, Inter wajib mendulang lima poin. Sebab, di peringkat ke tiga, kini rekan sekotanya, Milan menjadi penghuninya. Kemenangan menjadi kata penting bagi Inter dalam laga nanti. Sebab, pada pekan berikutnya, Antonio Cassano dan kawan-kawan kembali melakoni laga big match saat menjamu sang pemuncak klasemen, Juventus.
Kapten Inter, Javier Zanetti, memanfaatkan betul ambisi rekan-rekannya yang tengah memuncak. Baginya, tidak ada fokus lain selain Seri A hari ini bagi Inter."Pertandingan Liga Eropa kemarin telah memberikan kami sesuatu yang positif," kata Il Capitano kepada Sky Sports Italia, Jumat (15/3). Zanetti dalam kesempatan tersebut secara terang-terangan berharap dari ketajaman Antonio Cassano di lini depan pada malam nanti.
"Ketika dia fit, Cassano akan menjadi penyerang yang sangat lapar. Aku ingin melihatnya lagi nanti," tambah Zanetti.
Sementara itu dari tuan rumah, pelatih Sampdoria., Delio Rossi sebelumnya mengaku tak terkejut dengan kemenangan besar Inter pada laga terakhirnya. Menurutnya, kualitas Inter memang menjadikannya layak menang dalam laga melawan tim posisi ke tiga Liga Primer tersebut. Bahkan, Rossi pun mulai mengantisipasi ambisi Inter yang akan dihadirkan dalam laga di Estadio Luigi Ferraris nanti.
"Hasil kemarin tentu akan menjadi dorongan besar untuk Inter mengalahkan kami," kata Rossi dilansir laman resmi klub, Sabtu (16/3).
Kendati demikian, Rossi pun menegaskan tak akan begitu saja menyerahkan tiga poin untuk tamunya nanti. Menurutnya, I Blucerchiati wajib menang untuk membayar kegagalannya pekan kemarin saat takluk 1-3 atas Cagliari di Is Arenas.
"Kekalahan kemarin membuat kami terus belajar dan berbenah," tambahnya. Sampdoria kini menduduki posisi ke-11 klasemen dengan tabungan 35 poin dari 28 laga.
Perkiraan Susunan Pemain
Sampdoria (3-5-2)
Pelatih: Delio Rossi
ROMERO
GASTALDELLO - PALOMBO - COSTA
DE SILVESTRI - POLI - KRSTICIC - OBIANG - ESTIGARRIBIA
EDER - ICARDI
Inter Milan (4-2-3-1)
Pelatih: Andrea Stramaccioni
HANDANOVIC
ZANETTI - RANOCCHIA - CHIVU - PEREIRA
KUZMANOVIC - GARGANO
SCHELOTTO - GUARIN - PALACIO
CASSANO