Sabtu 23 Mar 2013 01:06 WIB

Boateng Gabung Satgas Antirasisme FIFA

Duo Milan, Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari, melakukan tos usai timnya mengalahkan Barcelona di leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (21/2) dini hari.
Foto: AP Photo/Luca Bruno
Duo Milan, Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari, melakukan tos usai timnya mengalahkan Barcelona di leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (21/2) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA--Gelandang AC Milan Kevin Prince Boateng pernah dipuji karena  meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas pelecehan rasial dari sejumlah pendukung tim lawan. Ia menyatakan setuju pada  Jumat (22/3)  untuk ambil bagian dalam satuan tugas  mengatasi rasisme pada bola.

"Saya ingin ambil bagian dalam satuan tugas ini. Saya akan senang untuk membantunya," kata mantan pemain internasional Ghana ini kepada para pewarta. Ia baru saja melakukan pertemuan dengan presiden FIFA Sepp Blatter di markas federasi itu di Zurich.
Pemain 26 tahun ini mengatakan menatap masa depan yang sangat positif. "Dan mudah-mudahan kami akan mampu menghapus penyakit ini, rasisme."
Sementara, Blatter mengatakan dirinya senang karena Boateng menerima proposalnya, "Saya begitu gembira bahwa kami memiliki kepribadian yang hebat di dunia sepak bola."
"Seperti terjadi gempa bumi ketika ia berjalan meninggalkan stadion," kata Blatter kepada para pewarta.
Blatter menegaskan sikap Boateng untuk melawan rasisme sepanjang pertandingan persahabatan melawan klub divisi keempat Italia Pro Patria pada Januari  merupakan "pesan yang sangat kuat," 
Meski, ia mengingatkan bahwa tindakan para pemain untuk meninggalkan lapangan "tidak dapat menjadi solusi," dan bahwa pendekatan-pendekatan lain diperlukan pada olahraga ini.
"Solusinya adalah seluruh keluarga sepak bola harus menentang rasisme," ucapnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement