REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Jepang menyia-nyiakan hadiah penalti pada babak kedua ketika mereka membuang peluang untuk menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2014. Mereka takluk 1-2 dari Yordania pada pertandingan yang dilangsungkan di Amman pada Selasa.
Jepang mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, tim Asia Barat itu mengamankan kemenangan yang layak dikenang berkat pertahanan solid dan penyelesaian yang efisien.
Setelah Jepang mengancam gawang mereka pada sebagian besar babak pertama, Yordania justru berhasil unggul sebelum turun minum ketika Khalil Bani Ateyah menaklukkan Shinji Kkazaki untuk menanduk tendangan penjuru Amer Deeb yang membuat Stadion King Abdullah bergemuruh.
Yordania, yang menang 2-1 saat menjamu Australia pada September, kemudian memperbesar keunggulan mereka berkat upaya solo brilian dari Ahmad Ibrahim pada menit ke-60.
Sang penyerang memungut bola pada hampir setengah lapangan sebelum menaklukkan Maya Yoshida dan bergerak memotong masuk kotak penalti. Dia melepaskan tembakan kaki kiri melewati Eiji Kawashima di gawang Jepang.
Shinji Kagawa mencetak satu gol balasan pada menit ke-69. Jepang semestinya mendapatkan angka yang mereka butuhkan untuk memastikan diri lolos ke Piala Dunia ketika mereka mendapat hadiah penalti. Bagaimanapun, eksekusi gelandang berpengalaman Yasuhito Endo dapat diepis kiper Amer Sabah.
Hasil ini membuat Jepang masih menguasai puncak klasemen Grup B dengan koleksi 13 angka dari enam pertandingan. Sedangkan, Yordania sekarang menguasai peringkat kedua ketika mereka sekarang total mengumpulkan tujuh angka dari enam pertandingan.
Australia dan Oman bermain imbang 2-2 pada pertandingan yang dilangsungkan beberapa jam sebelumnya di Sydney. Keduanya memiliki enam angka di mana The Socceroos memainkan satu pertandingan lebih sedikit.