REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Chelsea dijadwalkan akan berkunjung ke Jakarta dan melakoni laga uji coba melawan timnas Indonesia pada 25 Juli mendatang. Namun, rencana itu disebut-sebut terancam batal karena kisruh antarpromotor yang menangani kedatangan The Blues.
Menurut informasi yang beredar, kisruh bermula saat BNI selaku sponsor awal memutuskan mengganti promotor. Sebelumnya BNI menunjuk My Events selaku promotor. Tapi sejak bulan lalu, BNI memutuskan menunjuk Nine Sports sebagai promotor baru menggatikan My Events.
Masalah kemudian timbul, My Events mengklaim sudah mengantongi surat rekomendasi dari Chelsea sebagai penanggung jawab pertandingan itu. Bahkan surat itu, sudah ditujukkan ke PSSI. Mereka juga telah menyewa Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) selama tiga hari untuk laga uji coba tersebut.
Pihak manajemen GBK juga membenarkan terkait pemesanan stadion tersebut. ''GBK sudah disewa untuk pertandingan Chelsea. Di bookingnya sudah lama. Tapi saya lupa siapa promotor yang sewa,'' kata kepala Unit 1 GBK Tubani ketika dihubungi wartawan, Kamis (4/7).
Sementara itu, My Events masih belum mau berkomentar terkait rumor tersebut. ''Belum ada solusi. Semua masih pada liburan. Saya juga sedang di Hongkong,'' kata Founder My Events Niken Ayu. Ia menjelaskan bahwa pihaknya baru akan bersedia memberi keterangan pada Senin depan.
Sementara itu, Marketing and Communications Manager Nine Sports Denny Ervan tak merasa terganggu akan rumor tersebut. ''Kami tetap akan melaksanakan sesuai jadwal semula. Untuk masalah stadion yang sudah disewa atau belum oleh pihak lain, saya tidak tahu,'' katanya.