Jumat 20 Sep 2013 15:37 WIB

Lawan Fulham, Momen Kebangkitan Chelsea

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Fernan Rahadi
Skuat Chelsea
Foto: AP Photo/Vadim Ghirda
Skuat Chelsea

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Catatan tidak pernah menang di empat laga terakhir menjadi noda hitam dalam perjalanan Chelsea di awal musim kompetisi 2012/2013. Para penggawa The Blues pun bertekad menjadikan partai Derby London Barat, kontra Fulham, sebagai titik balik kebangkitan The Blues.

Chelsea akan menjamu rival sekotanya, Fulham, di Stamford Bridge pada laga kelima Liga Primer Inggris musim ini, Ahad (20/9). Tidak ada hasil lain yang bisa diterima pendukung Chelsea, selain kemenangan, untuk bisa menghentikan rekor buruk mereka di empat laga terakhir.

Diawali dari hasil imbang 0-0 kontra Manchester United, akhir bulan lalu, Chelsea kemudian ditahan imbang 2-2 oleh Bayern Muenchen di ajang partai final Piala Super Eropa. Namun, The Blues gagal membawa pulang trofi tersebut lantaran kalah dari The Bavarians di babak adu penalti.

Mimpi buruk The Blues berlanjut di kancah kompetisi domestik. Melawat ke kandang Everton, tim besutan Jose Mourinho malah menelan pil pahit dan harus rela mengakui keunggulan tuan rumah 0-1. Terakhir, the Blues menyerah di tangan wakil asal Swiss, Basel, 1-2 di laga pembuka putaran grup E Liga Champions. Kekalahan itu kian menyakitkan lantaran kampiun Liga Europa musim lalu itu bermain di kandang.

Semua catatan ini pun diikuti serangkaian noda hitam di sejarah the Blues. Musim ini menjadi start terburuk Chelsea di kancah Liga Primer Inggris dalam sepuluh tahun terakhir. Selain itu, kekalahan dari Basel menjadi kekalahan pertama the Blues di Stamford Bridge dalam panggung Liga Champions selama 29 laga.

Para penggawa The Blues pun berniat mengakhiri catatan buruk ini dan memberikan kembali memberikan kebanggaan buat para pendukung Chelsea. ''Kami harus bisa menang di laga berikutnya, kontra Fulham, sesederhana itu. Kami memiliki skuat yang bisa melakukan hal itu dan kami harus bisa kembali ke jalur kemenangan pada laga Sabtu nanti'' kata bek tengah Chelsea, Garry Cahill, seperti dikutip The Telegraph, Jumat (20/9).

Tekad senada diungkapkan rekan setim Cahill, John Obi Mikel. Gelandang asal Nigeria itu tidak ingin, timnya kembali menunjukkan permainan kala dibungkam juara Liga Swiss, Basel. ''Dengan deretan pemain yang kami miliki, kami seharusnya tidak takut dengan tim manapun. Tapi, jika kami bermain seperti laga Rabu, kontra Basel, maka peluang kami kalah dari tim manapun juga semakin besar,'' kata Mikel.

Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, pun segera bertindak. Eks pelatih Real Madrid itu meminta para penggawanya, terutama di lini serang, untuk bisa tampil maksimal dan terus berusaha mencetak gol. Catatan penyerang the Blues memang terbilang minor pada awal musim ini. Dari ketiga striker yang dimiliki the Blues, Samuel Eto'o, Fernando Torres, dan Demba Ba, catatan gabungan gol ketiganya hanya satu gol di Liga Primer Inggris musim ini.

''Kami harus bisa mencetak lebih banyak gol. Saat kamu tidak bisa mencetak gol, maka kamu berada dalam masalah,'' kata Mourinho seperti dikutip Daily Star.

Dari empat laga pembuka Liga Primer Inggris, the Blues berada di posisi keenam klasemen sementara. Sedangkan, Fulham terpuruk di urutan ke-14 klasemen sementara Liga Primer Inggris.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement