Senin 23 Sep 2013 13:42 WIB

Duel Skuat Mahal Tanpa Pemenang

Rep: erik purnama putra / Red: Citra Listya Rini
 Zlatan Ibrahimovic
Foto: Reuters/Gonzalo Fuentes
Zlatan Ibrahimovic

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pertemuan dua skuat mahal antara Paris Saint-Germain (PSG) kontra AS Monaco berakhir imbang, 1-1 di Parc des Princes, Senin (23/9) dini hari WIB. Kedua klub ditaksir memiliki pemain dengan nilai transfer sebesar Rp 8,7 triliun.

Tuan rumah mencetak gol cepat lewat Zlatan Ibrahimovic pada menit kelima. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Radamel Falcao menyamakan kedudukan pada menit ke-21. 

Hingga laga berakhir, kedua tim gagal menambah gol. Uniknya, baik Ibrahimovic dan Falcao melakukan dua selebrasi yang sama persis. Keduanya mengangkat kaos untuk menunjukkan otot perutnya yang rata kepada penonton 

Atas raihan itu, Monaco sukses mempertahankan kedudukan sebagai pemuncak klasemen sementara Ligue1 Prancis. Hingga pekan keenam, tim promosi tersebut mengumpulkan 14 poin. Sedangkan, PSG menempati urutan kedua dengan raihan 12 poin.

Penyerang Zlatan Ibrahimovic sangat kecewa dengan kegagalan timnya mendulang angka penuh. Jika saja mampu mempertahankan keunggulan, Les Parisiens bisa menggusur posisi Monaco. Ia menilai, seharusnya PSG bisa memenangkan pertandingan lantaran memiliki banyak peluang dan mendapat dukungan penuh suporter. 

“Tapi, kami membuat sebuah kesalahan hingga kedudukan imbang dan kami membayar untuk itu,” sesal Ibracadabra dilansir laman resmi klub.

Ke depannya, ia berharap rekan-rekannya bisa lebih fokus dalam bermain agar kemenangan bisa diraih. PSG sudah tiga kali meraih hasil seri dan itu dianggapnya tidak boleh lagi terjadi. Ia mengingatkan, sebagai juara bertahan semua klub pasti ingin mengalahkan timnya. 

“Ini hanya permulaan musim dan segalanya dapat jatuh ke tempatnya,” ujar Ibra.

Pelatih Laurent Blanc menyoroti kegagalan anak asuhnya dalam mengkonversi beberapa peluang emas yang gagal menjadi gol. Melihat banyaknya kesempatan menjebol gawang yang dijaga Danijel Subasic, ia mengklaim seharusnya timnya layak meraih kemenangan.

“Mencetak hanya satu gol dengan banyak peluang, bukan sebuah rasio yang bagus,” kritik Blanc. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement