Selasa 24 Sep 2013 19:58 WIB

Pelatih Semen Padang: Tuhan Berkehendak Lain

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Yudha Manggala P Putra
Skuat Semen Padang
Foto: premierleague.co.id
Skuat Semen Padang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pelatih Semen Padang Jafri Sastra tetap bangga dengan kerja keras anak-anak asuhnya walaupun akhirnya gagal mencetak sejarah.

Tim berjuluk Kabau Sirah tak mampu melaju ke semifinal AFC 2013 lantaran hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu tim asal India, East Bengal, pada leg kedua perempat final di Stadion Haji Agus Salim Padang, Selasa (24/9) sore.

Semen Padang sempat membuka asa ketika berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-23 melalui Edward Wilson. Namun East Bengal berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-78 lewat sundulan James Moga.

"Anak-anak sudah berusaha maksimal. Kita tetap bangga bisa melangkah sejauh ini," kata Jafri Sastra kepada Republika.

Hasil imbang itu memupuskan langkah Semen Padang untuk mencetak sejarah sebagai klub Indonesia pertama yang berhasil melaju ke semifinal kompetisi antarklub se-Asia tersebut.

Semenjak bergulirnya AFC Cup pada 2004, raihan tertinggi klub Indonesia hanya sampai di perempat final. Tahun lalu, Arema Indonesia yang mewakili Indonesia tersingkir oleh klub asal Arab Saudi, Al-Attifaq, dengan agregat 0-4.

Sedangkan pada 2011, Indonesia yang diwakili Persipura Jayapura juga terhenti di perempat final usai disingkirkan klub asal Irak, Arbil, dengan agregat 1-3.

Elie Aiboy dan kawan-kawan harus tersingkir karena tidak mampu memetik kemenangan dengan selisih dua gol tanpa balas. Pada leg pertama di kandang East Bengal, Selasa (17/9), Semen Padang takluk dengan skor 0-1. Dengan begitu Semen Padang harus menghentikan langkahnya karena kalah agregat 1-2.

"Kita sempat unggul terlebih dahulu dan lebih banyak menciptakan peluang. Tapi Tuhan berkehendak lain," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement