REPUBLIKA.CO.ID, MILAN — Laga melawan Juventus sepertinya membawa mimpi buruk bagi AC Milan. Selain harus menelan kekalahan 2-3, Rossoneri juga harus menerima hukuman larangan menggelar satu laga tanpa penonton akibat ejeken Milanisti kepada pendukung Juventus.
Milan juga harus menerima sanksi tambahan berupa denda 50 ribu euro. Adapun, tinju Phillippe Mexes kepada Giorgio Chiellini membuat Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menghukum bek Milan itu sanksi empat pertandingan.
Merasa diperlakukan tidak adil, Wakil Presiden Milan Adriano Galliani menggugat putusan yang dijatuhkan FIGC. Dia mempertanyakan tentang definisi diskriminasi teritorial. Dia menyarankan agar aturan tersebut lebih baik dihapuskan saja.
“Semua presiden (klub) setuju dengan saya, dan saya sudah menelepon Presiden FIGC (Giancarlo Abete). Dia mengatakan akan dipikirkannya,” ujar Galliani kepada La Gazzetta dello Sport, Selasa (8/10).
Menurut dia, hukuman bermain tanpa penonton melawan Udinese pada 19 Oktober jelas merugikan klubnya. Apalagi, I Diavolo tengah tertatih-tatih dengan mengemas delapan poin dan terpaku di urutan ke-12 klasemen sementara. Karena itu, ia menyiapkan pengacara untuk mengakaji hukuman yang diberikan FIGC. “Terhadap langkah ini, Milan akan mengajukan banding karena merupakan tindakan tanpa pembenaran,” ujar Galliani.