REPUBLIKA.CO.ID, MONTEVEDIO -- Uruguay dalam situasi sulit usai menelan kekalahan 0-1 melawan Ekuador. Hasil itu memaksa La Celeste terancam harus menjalani babak playoff untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2014 Brasil.
Skuat Oscar Tabarez kini menempati urutan kelima dengan raihan 22 poin dari 15 pertandingan. Di zona Conmebol, hanya peringkat satu hingga keempat yang meraih tiket otomatis ke Brasil.
Meski tipis, peluang Uruguay untuk lolos masih terbuka. Skenarionya, mereka harus memenangkan laga terakhirnya. Di saat bersamaan, Chile yang bermain di kandang harus dikalahkan Ekuador.
Untuk itu, sembari mengharap keajaiban, Uruguay harus mengalahkan Argentina di Estadio Centenario pada Rabu (16/10) pagi WIB. Menundukkan pimpinan klasemen jelas bukan persoalan mudah. Pada pertemuan pertama, Argentina menghancurkan Uruguay dengan skor 3-0.
Pelatih Oscar Tabarez diperkirakan tidak terlalu mendorong pemainnya untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Dia memprediksi apapun hasil melawan Argentina tidak akan mengubah posisi juara Copa Amerika 2011 tersebut. Tabarez sudah membuat kalkulasi tentang peluang timnya yang hampir tertutup.
Menurut dia, Chile bakal mendapat minimal satu angka. “Kami harus memikirkan apa yang kami pikir terbaik tentang apa yang kami usulkan untuk menghadapi Argentina dan kedua melawan Yordania,” kata Tabarez kepada El Observador edisi Ahad (13/10).
Dia sepertinya tidak mengharapkan keajaiban menjalani laga terakhirnya. Fokusnya sekarang malah mempersiapkan strategi Uruguay menghadapi Yordania. Hal itu menjadi konsekuensi lantaran peringkat kelima harus melakoni pertandingan melawan wakil Asia tersebut.
“Meskipun kami tidak harus mengecilkan laga melawan Argentina, tidak buruk untuk mengerucutkan kemungkinan melawan Yordania,” ujar Tabarez.
Penyerang Uruguay, Luis Suarez, menyadari timnya tengah harus melewati lubang jarum untuk bisa langsung tampil di Brasil. Meski begitu, ia tetap menilai peluang Uruguay masih tetap ada.
“Dengan poin yang kami dapatkan di kualifikasi, bagi kami adalah keajaiban. (Tapi) kami sadar bahwa kami punya banyak kemungkinan lolos,” kata bintang Liverpool itu.