REPUBLIKA.CO.ID, FIRENZE — Setelah menunjukkan penampilan mengesankan pada pekan awal Serie A liga Italia, performa Fiorentina belakangan menurun. Dari tiga pertandingan terakhir, mereka hanya mengemas dua poin.
Namun, kecemasan La Viola sepertinya bisa segera berakhir. Itu setelah Giuseppe Rossi sudah pulih dan siap diturunkan. Kembalinya top skorer klub dengan koleksi lima gol tersebut bisa menjadi modal positif Fiorentina saat menjamu Juventus di Artemio Franchi, Ahad (19/10) malam WIB.
Kemenangan melawan juara bertahan Liga Italia itu bisa memberi dampak luar biasa bagi Fiorentina. Selain bisa mengakhiri rentetan hasil buruk, hal itu juga membuka pulang untuk menyodok ke peringkat empat besar.
Gelandang Fiorentina, Alberto Aquilano mengusung misi membawa klubnya mengalahkan Juventus. Hal itu sekaligus sebagai upaya menghapus kenangan buruknya ketika memperkuat Bianconeri pada musim 2010/11. Meski selama semusim menjadi andalan, ia tidak mendapat perpanjangan kontrak.
Karena itu, Aquilani sesumbar bakal melakukan selebrasi jika mampu membobol gawang Gianluigi Buffon. “Ada keinginan untuk menang, dan laga ini berarti banyak bagi suporter. Namun, saya tidak perlu membalas dendam,” ujarnya dikutip Football Italia, Sabtu (19/10).
Aguilani menyadari, Juventus merupakan lawan yang sulit dikalahkan. Meski begitu, ia percaya sepenuhnya dengan kekuatan timnya untuk meraih hasil maksimal. Pemain berusia 29 tahun itu juga ingin membayar kepercayaan yang diberikan Fiorentina kepadanya.
“Itu semua masa lalu bagi saya dan saya tidak menyesal. Saya ingin memberikan penampilan yang penting dan akan merayakan jika mencetak gol,” kata Aquilani.
Ditinjau statistik pertemuan kedua klub, Fiorentina masih inferior menghadapi Juventus. Pada pertandingan terakhir, Fiorentina kalah 0-2 dari tim tamu. Bahkan, tuan rumah terakhir bisa menundukkan Juventus dengan skor 3-2 pada 2008 lalu.
Meski memiliki rekor buruk kontra Juventus, pelatih Vincenzo Montella tidak gentar sedikit pun. Montella sesumbar skuat besutannya bisa menghadirkan kekalahan perdana bagi juara bertahan Liga Italia itu. Dia berani menargetkan raihan angka maksimal lantaran kemenangan itu bisa meningkatkan percaya diri pemain.
“Kami sedang bersiap melakukan hal yang lebih baik daripada tahun lalu, walaupuan sudah melakukannya cukup baik. Tujuan kami adalah memuaskan penggemar. Kami ingin menang,” kata Montella.