REPUBLIKA.CO.ID, KATALAN -- Pelatih Real Madrid berkebangsaan Italia, Carlo Ancelotti, mengakui kekalahan timnya atas rival abadi Barcelona 2-1, di Camp Nou, Ahad (26/10). Meski tak senang dengan performa CR7 dan kawan-kawan pada babak pertama, Ancelotti mengungkapkan, Madrid mampu bangkit pada babak ke-dua.
"Saya kira babak ke-dua sangat bagus. Kami menekan lebih, bermain lebih baik, kami mengontrol pertandingan dan memiliki peluang bagus untuk mencetak gol,"ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Real Madrid, realmadrid.com.
Hanya, eks pelatih Paris St Germain ini menjelaskan, seharusnya Cristiano Ronaldo mendapatkan pinalti saat dia diganjar di kotak terlarang oleh Mascherano. "Pendapat saya, itu adalah jelas pinalti. Saya pikir, seluruh dunia melihat itu kecuali wasit yang tak menghadiahkan pinalti,"jelasnya.
Ancelotti pun menjelaskan alasan mengapa dia mendorong Sergio Ramos menjadi gelandang tengah dalam pertandingan ini. Menurutnya, tugas utama Ramos adalah untuk menyeimbangkan lini tengah. Ramos harus menggantikan gelandang Illara yang cedera otot usai pertandingan melawan Juventus,
"Dia bermain baik dan oleh sebab itu dia bermain disana".