Senin 04 Nov 2013 09:20 WIB

Ronaldo Bintang Kemenangan Madrid

Rep: Erik Purnama Putra/ Red: Didi Purwadi
Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi usai mencetak gol.
Foto: AP/Andres Kudacki
Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi usai mencetak gol.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Cristiano Ronaldo menginspirasi Real Madrid ketika menundukkan Rayo Vallecano 3-2 di Campo de Futbol de Vallecas pada Ahad (3/11) dini hari WIB. CR7 menjadi bintang kemenangan usai melesakkan dua gol pada menit ketiga dan 48.

 

Khusus terciptanya gol pertama, prosesnya menunjukkan kemampuan Ronaldo dalam mengolah bola. Pergerakannya yang cepat mampu mengelabui pemain bertahan lawan.

 

Tambahan dua gol menempatkannya menduduki top skorer dengan koleksi 13 gol. Ronaldo unggul satu gol dari penyerang Atletico Madrid, Diego Costa, dan lima gol atas Lionel Messi. Satu gol Madrid lainnya dicetak Karim Benzema melalui tandukan kepala pada menit ke-31.

 

Adapun, dua gol tuan rumah lahir dari proses tendangan penalti pada menit ke-53 dan 55. Jonathan Viera yang dipercaya menjadi algojo mampu menunaikan tugasnya dengan menaklukkan kiper Diego Lopez.

 

Los Blancos mengumpulkan 28 poin dari 12 laga. Mereka tertinggal enam angka dari Barcelona. Peringkat kedua masih dihuni Atletico Madrid dengan raihan 30 poin dari 11 pertandingan.

 

Sempat Was-was

Pelatih Carlo Ancelotti menyoroti kinerja lini pertahanan timnya. Dia menyebut, secara matematis skuatnya sudah bisa tampil tenang ketika unggul tiga gol.

Namun, dalam waktu singkat terjadi dua pelanggaran di kotak penalti. Kondisi itu membuat permainan menjadi hidup lagi dan menciptakan ancaman bagi Madrid.

 

“Pada babak pertama, kami mencetak dua gol hebat dan mengontrol permainan. Tapi, pada babak kedua, kami menderita,” kata Ancelotti, dikutip laman resmi klub.

 

Don Carlo meminta pemainnya untuk membuang perasaan sudah memenangkan laga ketika wasit belum meniup peluit panjang. Jika hal itu diulangi, pemain El Real bisa mendapat balasan atas sikapnya.

 

Dia berjanji bakal mengevaluasi performa skuatnya berdasarkan kejadian di lapangan. “Rayo Vallecano menempatkan kami dalam masalah karena mereka menekan secara baik,” katanya.

 

Kiper Diego Lopez menyatakan rekan-rekannya sudah bermain sangat baik pada momen tertentu. Namun, semangat pemain tuan rumah yang tidak kenal menyerah membuat rekan-rekannya melakukan pelanggaran.

Hukuman wasit yang memberi dua penalti dalam waktu singkat mampu mengubah suasana di lapangan.

 

“Ini adalah tempat yang sangat sulit untuk dikunjungi dan mencetak gol, tapi kami bertahan,” kata Lopez. “Kami harus terus meningkatkan performa.”

 

Makin Terbenam

Kekalahan dari Madrid menempatkan Franjirrojos di dasar klasemen dengan mengemas sembilan poin.

Pelatih Pato Jemez menyatakan cukup sulit harus membalikkan keadaan ketika timnya harus tertinggal tiga gol atas tim tamu.

Meski begitu, ia menganggap upaya anak asuhnya ketika memperkecil ketertinggalan sangat fenomenal. Atas dasar itu, ia tidak mau menyalahkan pemainnya atas kekalahan itu.

“Saya sangat bangga dengan pemain dan pekerjaan mereka,” ujar Jemez dilansir laman resmi klub.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement