Selasa 24 Dec 2013 11:41 WIB

Mourinho Sebut Pemain Arsenal Cengeng

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Hazliansyah
Jose Mourinho
Foto: AP/Sang Tan
Jose Mourinho

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Arsenal Arsene Wenger melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit Mike Dean yang tidak memberi hukuman terhadap pemain Chelsea yang melakukan tekel keras, usai pertemuan kedua klub. Pelatih Chelsea Jose Mourinho memiliki jawaban soal ini.

"Kamu tahu, mereka memang cengeng dan suka menangis. Itu seolah menjadi tradisi yang ada di mereka. Tapi, saya yakin, orang-orang Inggris, terutama para offisial pertandingan dan pemain Chelsea tidak akan terprovokasi oleh ulah itu,'' kata Mou seperti dikutip The Guardian, Selasa (24/12).

Pada laga yang berakhir imbang tanpa gol itu memang tercatat sejumlah pelanggaran keras dilakukan oleh para penggawa Chelsea. Pada sembilan menit akhir babak pertama, gelandang Chelsea John Obi Mikel sempat melakukan tekel keras ke arah betis kanan Mikel Arteta.

Tidak hanya itu, pelanggaran Willian yang dilakukan ke Theo Walcott di kotak penalti Chelsea juga tidak berbuah apapun. Wasit Mike Dean lebih memilih untuk terus melanjutkan pertandingan.

Mou memiliki pembelaanya sendiri dan seolah mendukung keputusan Mike Dean. Menurut Mou, permainan keras adalah hal yang biasa di sepak bola Inggris.

"Pemain-pemain asing di Liga Inggris membawa banyak hal bagus. Tapi ini adalah sepak bola Inggris. Saya lebih senang dengan darah yang ada di sepak bola Inggris. Tekel Mikel mungkin memang keras dan aggresif, tapi sepak bola adalah olah raga untuk pria dan wanita yang memiliki sikap yang luar biasa. Sepak bola adalah olah raga yang penuh dengan kontak," lanjut mantan pelatih Real Madrid itu.

Sementara terkait hasil yang diraih timnya, Mourinho juga mengaku kecewa. Menurutnya, target timnya adalah memetik poin penuh demi bisa merangsek ke peringkat kedua. Namun, raihan satu angka membuat the Blues bertengger di peringkat keempat dengan raihan 34 poin dari 17 laga.

"Sekarang gambarannya benar-benar berubah. Kami ingin berusaha menang, tapi jelas kami tidak senang dengan hasi dari laga itu,"  tutur eks pelatih Inter Milan itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement