REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Real Madrid menyatakan pemain sayapnya, Angel di Maria dinyatakan tidak bersalah soal gerakan menggaruk yang ia buat dalam pertandingan menghadapi Celta Vigo pekan ini.
Di Maria terlihat menggaruk ujung pangkal pahanya setelah disiuli oleh para penonton di Bernabeu, saat ia digantikan oleh Gareth Bale ketika pertandingan tinggal menyisakan 25 menit.
Real Madrid mengatakan hasil investigasi yang dilakukan klub tidak menemukan "kesalahan" apapun yang dilakukan oleh sang pemain dan ia tidak akan dihukum.
Pelatih Carlo Ancelotti menambahkan bahwa masalah ini telah "selesai" menyusul permintaan maaf yang dibuat oleh sang pemain.
Pemain Argentina itu menolak bahwa dirinya melakukan kesalahan saat melakukan sikap tubuh itu.
"Saya hanya melakukan sikap tubuh normal saat saya meninggalkan lapangan," ucapnya pada situs resmi klub. Itu adalah sikap tubuh normal yang akan dilakukan setiap pria, khususnya ketika Anda berlari," ujar Di Maria.