REPUBLIKA.CO.ID, MADRID - Pertandingan antara Barcelona melawan Atletico Madrid di Stadion Vicente Calderon, Ahad (12/1) dinihari WIB, berjalan sengit sejak menit awal. Akan tetapi, kedua tim sama-sama menemukan kebuntuan dalam mencetak gol sehingga harus berbagi poin dengan skor imbang 0-0.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone mengungkapkan hasil imbang tanpa gol bukanlah hasil yang diharapkan banyak pihak, termasuk fans Atletico. Simeone sadar bahwa fans menginginkan dapat terjadi gol dan meraih kemenangan. Tapi itu sulit terwujud karena Atletico harus bermain hati-hati melawan tim sekaliber Barcelona.
Apalagi, ujar Simeone, Barca merupakan tim yang sangat produktif. "Sedikit saja kita lengah dan Barca memiliki kesempatan, mereka akan menyakiti tim anda," ujar Simeone seperti dilansir laman AS, Ahad (12/1).
Simeone menambahkan, pertandingan antara Barca dan Atletico selalu menjadi laga yang sulit. Kedua tim sudah saling mengenal karakteristik permainan masing-masing.
Untuk memutuskan aliran-aliran bola Barca, Simeone hanya memakai satu formasi, yakni 4-4-2 sepanjang pertandingan. Padahal dalam pertandingan lain, biasanya formasi dapat berubah menjadi 4-2-2-2 apabila sedang menyerang.
"Hasilnya mereka tidak bisa mengalahkan kami, tapi kami juga tidak bisa mengalahkan mereka," Simeone menambahkan.
Ini adalah kali ketiga secara berturut pertandingan antara Barca dan Atletico tidak menghasilkan pemenang. Pada dua pertemuan sebelumnya di ajang Piala Super Spanyol, kedua tim bermain imbang 1-1 di markas Atletico pada 22 Agustus 2013 dan bermain imbang tanpa gol di markas Barcelona, tujuh hari berselang.