REPUBLIKA.CO.ID, GENOA -- Sampdoria menjadi jawara di Derby della Lanterna setelah menundukkan Genoa, 1-0 di Stadion Luigi Ferraris, Selasa (4/2) dini hari WIB. Gol tunggal di laga itu dicetak penyerang pinjaman Maxi Lopez pada menit ke-24. Kemenangan itu membuat Il Samp menduduki peringkat ke-13 dengan raihan 25 poin.
Bintang kemenangan Maxi Lopez mengaku rasanya seperti mimpi bisa menjadi pemain penentu di laga derby yang menentukan. Mantan pemain Barcelona itu mempersembahkan golnya untuk para suporter. Setelah memperkuat Catania pada paruh pertama kompetisi, ia memperkuat Sampdoria untuk kedua kalinya dengan status pinjaman hingga akhir musim.
"Ini adalah debut baru yang fantastis bagi saya," katanya kepada Mediaset Premium. "Saya tidak bisa meminta lebih dari ini, dan itu adalah imbalan dari semua kerja keras tim dan ini adalah hadiah untuk para pendukung di stadion."
Pemain asal Argentina itu menyebut, raihan tiga angka timnya berkat kerja keras seluruh pemain. Melihat dedikasi rekan-rekannya, ia merasa pantas jika Sampdoria mendapat kemenangan. “Kami bermain lebih baik daripada Genoa, mencoba untuk bermain sepak bola menyerang dan saya mendedikasikan gol saya kepada fans, rekan setim, dan tiga anak-anak saya," kata mantan pemain AC Milan itu.
Pelatih Sinisa Mihajlovic menyambut antusias pencapaian skuat besutannya. Hasil itu membuat Sampdoria berjarak delapan angka dari zona degradasi. Mihajlovic secara khusus memuji penampilan Maxi, yang langsung bisa menyatu dengan pemain lain. Menurut dia, kehadiran Maxi terbukti membantu performa tim.
"Setelah kekecewaan dari pertandingan sebelumnya, itu penting untuk menang," kata mantan juru taktik timnas Serbia itu. "Hasilnya dapat dilihat. Jika kami terus seperti ini, maka kami bisa pergi jauh."
Il Grifone terpaku di urutan ke-11 dengan torehan 27 poin. Pelatih Gian Piero Gasperini menyebut anak asuhnya lamban panas pada babak pertama. Dampaknya, sangat fatal lantaran pada paruh kedua gagal mengejar ketertinggalan. Dia juga menyebut penyelesaian para pemainnya cukup buruk lantaran tidak mampu memaksimalkan banyak peluang matang di depan gawang.
"Pada babak pertama, kami membuat keputusan yang salah dalam beberapa situasi dan pergi terlalu melebar. Meskipun pada babak kedua kami melakukan lebih baik, tapi kami menyesal hasilnya," ujar Gasperini. n erik purnama putra