REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Diego Maradona meminta Uni Eropa turun tangan sebagai arbitrator dalam kasus pajaknya dengan pemerintah Italia. Legenda sepak bola Argentina itu menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah.
Otoritas pajak Italia menuntut Maradona telah mengemplang pajak senilai 39 juta euro ketika bermain untuk Napoli pada 1984 hingga 1991. Dalam periode itu, Maradona mengantarkan Napoli meraih dua kali scudetto dan satu trofi Piala UEFA. "Semua orang harus tahu, saya benar-benar tidak menyembunyikan suatu apapun," kata Maradona seperti dilansir Soccerway, Sabtu (15/2).
Maradona mengatakan, tuduhan yang dilontarkan pemerintah Italia kepadanya tidak berdasar. Menurut dia, adalah mustahil baginya memiliki tagihan pajak mencapai puluhan juta euro. "Uang sebesar itu mungkin tidak pernah saya miliki meski dengan menabung seumur hidup," tegasnya.
Kuasa hukum Maradona, Angelo Pisani, menyuarakan hal serupa. Menurut dia, kliennya tak pernah bermasalah dengan pajak selama berkarier di Italia. Pisani menyatakan, tuntutan yang dialamatkan otoritas pajak Italia kepada kliennya tak didukung dengan bukti-bukti yang kuat.
Di sela kesibukan mengurusi kasus yang membelitnya, Maradona menyempatkan diri mengomentari kondisi mantan klubnya. Maradona mengatakan, Napoli masih perlu mendatangkan pemain-pemain berkualitas untuk meraih prestasi. "Napoli harus memiliki skuat yang lebih besar karena sekarang mereka harus bermain di akhir dan tengah pekan," ungkapnya.