Rabu 26 Feb 2014 17:16 WIB

Galatasaray-Chelsea, Reuni Mourinho, Drogba, dan Sneijder

Rep: Ahmad Islamy Jamil/ Red: Citra Listya Rini
Jose Mourinho
Foto: fansshare.com
Jose Mourinho

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Galatasaray dan Chelsea di Turk Telecom Arena tinggal menghitung jam. Duel ini menjadi ajang reuni bagi Jose Mourinho, Wesley Sneijder, dan Didier Drogba.

Sebelum mendarat di Istanbul, Drogba pernah mengenakan seragam Chelsea untuk masa yang cukup lama, yakni dari 2004-2012. Dalam kurun waktu tersebut, pemain asal Pantai Gading itu sempat pula menjadi anak asuh Mou selama tiga musim.

“Saya belajar banyak di bawah Jose (Mourinho). Dari semua manajer yang pernah bekerja sama denganku, dia termasuk salah satu yang terbaik,” kata Drogba seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (26/2).

Tentu saja, pertandingan kali ini tidak hanya bakal menghadapkan Drogba dengan mantan pelatihnya, melainkan juga dengan bekas klubnya. Salah satu kenangan paling mengesankan bagi Drogba bersama the Blues adalah saat mereka meraih titel Juara Liga Champions 2012.

Kala itu, Drogba menjadi pahlawan Chelsea setelah berhasil mencetak gol drama adu penalti melawan Bayern Muenchen di partai final. Laga Galatasaray versus Chelsea kali ini juga akan membuka kenangan lama antara Sneijder dan Mourinho.

Pada 2009 lalu, Mou yang ketika itu menjadi manajer Inter Milan, membeli Sneijder seharga 15 juta euro dari Real Madrid. Selanjutnya, mereka bersama-sama meraih kesuksesan besar saat mempersembahkan treble winners bagi I Nerazzurri pada 2010.

Inter berhasil menorehkan prestasi pertama sepanjang sejarah mereka dengan memenangkan tiga gelar sekaligus, yakni Liga Champions, Serie A, dan Copa Italia. Setelah kemenangan tersebut, Mourinho mengundurkan diri dari Inter dan menjadi manajer Real Madrid.

Di sisi lain, Sneijder melanjutkan permainannya untuk tambahan dua setengah tahun di San Siro, sebelum akhirnya pindah ke Galastaray lantaran masalah kontrak. Kini, meski sudah tidak memiliki hubungan kerja lagi dengan Mou, Sneijder mengaku masih merasakan kedekatan emosional dengan pelatih asal Portugal tersebut.

“Saya sangat menghormati Mourinho seperti halnya orang-orang menghormati dirinya dan Chelsea. Tentu saja aku punya beberapa perasaan khusus dengan Mou, karena kami berhasil meraih treble winners bersama-sama,” tutur gelandang asal Belanda itu seperti dilansir laman UEFA.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement