REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Pelatih Bayern Muenchen, Pep Guardiola mengakui kekalahan timnya atas Real Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions murni kesalahannya. Karenanya ia mengaku menyesal gagal membawa Muenchen menembus babak grand final sekaligus mempertahankan gelar Liga Champions yang diraih Muenchen musim lalu.
Dalam leg kedua, Der Bayern digebuki pasukan Carlo Ancelotti empat gol tanpa balas, sehingga Muenchen disingkirkan Madrid dengan agregat gol 5-1. Bertindak sebagai tuan rumah, Muenchen tidak bisa berbuat banyak menghadapi gempuran Cristiano Ronaldo cs yang tampil ganas meski mendapat tekanan dari fan Muenchen yang memadati Allianz Arena, Rabu (30/4) dinihari WIB.
Guardiola menilai mereka melakukan kesalahan besar dengan memberikan banyak peluang kepada Madrid untuk mencetak gol. Kesalahan itu harus dibayar mahal, lantaran gawang Muenchen yang dikawal Manuel Neur diberondong empat gol. "Kami bermain dengan buruk dan itu kesalahan saya," ujar Pep.
Mantan pelatih Barcelona itu pun meminta maaf kepada seluruh pendukung The Bavarians karena tidak bisa mewujudkan harapan mereka melihat Muenchen menembus partai puncak. Namun, ia berterima kasih atas dukungan fan.
Pelatih asal Spanyol itu juga tetap memuji pemainnya yang bermain maksimal. "Kami akan kembali di musim depan dengan persiapan yang lebih baik," kata Pep.