REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Luis Suarez menegaskan tidak berniat bergabung dengan Real Madrid pada transfer musim panas ini. Suarez telah melewati musim yang menakjubkan dengan menjadi pemain ketujuh dalam sejarah Premier League yang mencetak 30 gol dalam satu musim.
Penampilannya musim ini, membawa Liverpool ke puncak klasmen dan sebagai calon terkuat perebut gelar Premier League. Alhasil, penampilannya telah menarik minat klub raksasa Spanyol Real Madrid, yang dikabarkan siap membayar hingga 70 juta poundsterling untuk mengamankan jasa pemain 27 tahun tersebut.
Namun, Suarez meyakinkan fans Liverpool, ia tidak berniat mencoba untuk mencari karir di luar Anfield. Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Canal 10, pemain Uruguay tersebut mengaku sedang berada di Liverpool.
"Saya sangat senang di sini dan keluarga saya senang di sini. Jangan khawatir, tidak ada yang akan terjadi pada saya. Jika kita bisa memenangkan Liga Premier dan membawa trofi rumah itu akan menjadi luar biasa, mimpi yang menjadi kenyataan," kata dia.
Suarez disanjung oleh rekan-rekannya minggu lalu ketika ia dinobatkan sebagai 'PFA Player' tahun ini di London.
Tapi, penghargaan tersebut menjadi momen pahit bagi bintang Liverpool, setelah The Reds baru saja menyerah 2-0 dalam pertandingan penting melawan Chelsea di Anfield.
Kekalahan ini membuat Liverpool tidak lagi bisa menentukan nasibnya sendiri. Manchester City bisa saja menyalip mereka karena unggul dalam pertandingan. Suarez mengaku dia masih berjuang untuk bangun dari kekalahan, dan kini berharap bahwa City tergelincir sebelum akhir musim.
"Aku masih marah, itu sangat menyebalkan, kita tidak bisa menemukan ruang dan kami melakukan kesalahan dan sulit untuk menangani. Kami tahu pertandingan itu akan sulit dan ketat tapi kita frustasi ketika mereka mengulur waktu (melawan Chelsea)," kata dia.
Suarez mengaku, kekalahan melawan Chelsea merupakan kesalahan tim. Pemain dinilai gugup dan kehilangan kendali. Suarez tetap berharap City tersandung di akhir pertandingan.
"Kami berharap Man City kehilangan beberapa poin, di Liga Premier semuanya adalah mungkin. Sekarang kami harus memenangi dua pertandingan berikutnya dan itu tidak akan mudah," kata dia.