Ahad 18 May 2014 19:03 WIB

Hari Bersejarah untuk Atletico Madrid

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Citra Listya Rini
Pemain Atletico Madrid merayakan gol Diego Godin (bawah) saat menghadapi Barcelona di laga terakhir La Liga Spanyol di Camp Nou, Barcelona, Sabtu (17/5).
Foto: Reuters/Marcelo del Pozo
Pemain Atletico Madrid merayakan gol Diego Godin (bawah) saat menghadapi Barcelona di laga terakhir La Liga Spanyol di Camp Nou, Barcelona, Sabtu (17/5).

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- La Liga dikenal sebagai kompetisi yang paling membosankan. Dalam 10 tahun terakhir, perebutan gelar hanya berkutat kepada Barcelona dan Real Madrid. Tim lainnya, bertarung untuk menghindari jeratan degradasi atau menembus zona Liga Europa dan Liga Champions. 

Tapi kini, La Liga bukan hanya milik Barcelona dan Madrid. Adalah Atletico Madrid yang berhasil mengakhiri duopoli klub tersebut di Spanyol. Los Rojiblancos memberikan nafas baru persaingan kompetisi kasta tertinggi di Liga Spanyol itu. 

Atletico keluar sebagai kampiun La Liga musim ini setelah menahan imbang Barcelona 1-1 di Stadion Camp Nou, Sabtu (17/5) malam WIB. Tambahan satu poin sudah cukup membuat Atletico meruntuhkan dominasi Barca-Madrid.

Ini merupakan kali pertama mahkota La Liga jatuh ke tangan tim selain Barca dan Madrid sejak terakhir kali Valencia menjadi kampiun pada musim 2003/2004. Setelah itu, Barca keluar sebagai juara sebanyak enam kali dan Madrid tiga kali. 

Bagi Atletico, keberhasilan ini mengakhiri penantian 18 tahun setelah terakhir kali menjadi kampiun La Liga pada 1996/1997 silam. "Hari ini akan menjadi hari terpenting dalam sejarah klub," kata pelatih Atletico Madrid Diego Simeone dilansir BBC, Ahad (18/5). 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement