Rabu 21 May 2014 13:53 WIB
Final Liga Champions

Ramos: Madrid Underdog di Final Liga Champions

Sergio Ramos
Foto: clear.co.id
Sergio Ramos

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Bek Real Madrid Sergio Ramos mengatakan timnya akan menjadi underdog pada laga final Liga Champions melawan Atletico Madrid akhir pekan ini. Hal itu disebabkan gelar La Liga musim ini direbut oleh rival sekotanya tersebut.

Madrid akan datang pada laga tersebut sebagai peraih sembilan gelar Liga Champions sepanjang sejarah. Mereka juga merupakan runner-up sebanyak tiga kali. Sedangkan prestasi tertinggi Atletico di ajang tersebut adalah saat kalah dari Bayern Muenchen pada final 1974.

Los Blancos juga selalu menang pada pertemuan keduanya beberapa tahun belakangan ini. Dalam 13 tahun terakhir, mereka tak terkalahkan dari Atletico sampai final Copa del Rey musim lalu dimana Los Rojiblancos menang 2-1.

Atletico kemudian mengalahkan Real 1-0 di Santiago Bernabeu September 2013 lalu. Akan tetapi sejak laga tersebut skuat Carlo Ancelotti kemudian memenangkan dua dari tiga laga yang mempertemukan kedua tim.

Meskipun demikian, Ramos meyakini Atletico lebih difavoritkan pada laga nanti setelah sukses menyalip timnya dan Barcelona untuk meraih trofi La Liga pertama sejak 1996.

"Kami akan melawan sebuah tim hebat di Atletico Madrid, yang menurut pandangan saya, adalah tim favorit," ujar Ramos dilansir ESPN FC. "Mereka pantas menjadi penguasa liga dan pantas dipuji karena mencapai final Liga Champions. Namun hal itu tak berarti mereka akan jadi juara Liga Champions," tambahnya.

Madrid memang telah memenangkan gelar tersebut selama beberapa kali. Akan tetapi terakhir mereka memperolehnya pada tahun 2002 silam. Ramos pun menyatakan rekan-rekannya telah bertekad mengakhiri rekor tersebut akhir pekan nanti.

"Final nanti adalah untuk fans. Itu adalah sebuah kompetisi dimana setelah selama beberapa tahun sangat menyenangkan kami dan fans. Itu akan jadi sebuah final yang penuh pertarungan. Kami memprediksi akan terjadi sebuah laga yang penuh benturan fisik yang akan dimenangkan tim yang melakukan lebih sedikit kesalahan," kata bek berusia 28 tahun itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement