REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Aksi gigitan Luis Suarez terhadap Giorgio Chiellini baru-baru ini terus mendapat kecaman dari berbagai pihak. Kali ini Phil Thomson, asisten manajer Liverpool, merasa kecewa atas tindakan Suarez yang kembali terulang.
Thomson mengatakan insiden kali ini akan menyaikiti para pejabat Anfield yang telah mendukung Suarez saat dia melakukan hal yang sama kepada bek Chelsea, Branislav Ivanovic. Entah itu Brendan Rodgers, Jhon Hendry (pemilik klub), mupun penggemar Liverpool.
“Saya merasa hancur saat melihat tayangan ini. Saya hanya bisa berfikir agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” ungkap Thomson, seperti dikutip dari Skysports, Kamis (26/6).
Musim lalu Suarez berniat untuk meninggalkan Inggris dan berlabuh di klub lain. Tapi, pihak klub mencoba untuk meyakinkan dia agar bisa bertahan di klub dan meraih sukses bersama-sama.
Mantan kapten The Reds ini lebih kecewa karena Suarez merupakan pemain yang fantastis. Itulah sebabnya dia merasa tersakiti atas insiden seperti ini.
Prilaku Suarez seperti ini memang bukan yang pertama kali. Pada tahun 2010 saat berseragam Ajax, punggawa timnas Uruguay ini melakukan gigitan terhadap pemain PSV Eindhoven, Ottman Bakkal. Kejadian tersebut mengkibatkan Suarez harus kehilangan tujuh pertandingan bersama Ajax.
Tiga tahun berselang atau tepatnya tahun 2013 kala Liverpool bertarung melawan Chelsea, Suarez melakukan hal serupa kepada Ivanovic. Hal tersebut membuat Suarez harus meninggalkan Liverpool dalam 10 pertandingan.
“Dia seharusnya bisa intropeksi atas kejadian-kejadian terdahulu. Bukannya kembali mengulang hal ini,” lanjut Thomson.