REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Rencana Real Madrid untuk merenovasi Stadion Bernabeu mereka mendapat masalah pada Jumat, setelah pengadilan di ibukota Spanyol itu menangguhkan kesepakatan antara klub dan pemerintah kota yang merupakan hal yang sangat penting untuk proyek tersebut.
Pengadilan memutuskan bahwa kesepakatan antara Real dan dewan kota Madrid, yang akan mengizinkan tanah yang berdekatan dengan stadion untuk dimasukkan dalam rencana pengembangan stadion, semestinya ditangguhkan karena Komisi Eropa menjelaskan bahwa hal itu mungkin merupakan pelanggaran terhadap penggunaan dana bantuan negara.
Komisi mengatakan pada Desember ketika mereka mengumumkan bahwa penyelidikan terhadap kesepakatan properti terlihat "sangat menguntungkan."
"Pengadilan mengadopsi pendekatan (penangguhan) terhadap peluncuran dari proses Komisi Eropa terkait dengan kemungkinan pemberian dana bantuan negara kepada Real Madrid," kata pengadilan Madrid dalam pernyataannya.
Real tidak segera merespon surat permohonan elektronik untuk berkomentar terhadap keputusan pengadilan.
Real, klub terkaya di dunia dari segi pemasukan, memilih desain yang diajukan oleh perusahaan arsitek Jerman GMP untuk renovasi ulang di Bernabeu dengan nilai yang diperkirakan bernilai 400 juta euro.
Klub berharap pekerjaan itu, yang akan termasuk penggantian atap-atap baru dan penambahan eksterior pada struktur dan mencakup hotel dan pusat perbelanjaan, dapat selesai pada 2017.
Dengan renovasi stadion, yang sebelumnya dibuka pada 1950-an dan mampu menampung lebih dari 80.000 penonton, Real berniat untuk meningkatkan pemasukan pada hari pertandingan, salah satu pemasukan utama mereka saat ini.