REPUBLIKA.CO.ID, ZURICH -- Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) telah mengonfirmasi bahwa Maroko akan menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia Antarklub.
Pemilihan Maroko sebenarnya sempat mengalami perbincangan cukup alot. Wilayah Maroko yang berdekatan dengan kawasan Afrika Barat dikhawatirkan bisa terserang oleh virus Ebola yang saat ini banyak tersebar di sana.
Namun, FIFA telah memastikan bahwa mereka akan sangat menjaga hal tersebut sehingga tidak ada yang ditakutkan mengenai penyelenggaraan ini. "Kesehatan pemain, staf, maupun penonton yang hadir dalam setiap acara yang kami adakan merupakan hal mutlak untuk kami jaga," isi pernyataan FIFA dilansir FourFourTwo, Jumat (22/8).
FiIFA juga menyebutkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan belum ada kasus Ebola yang tercatat di Maroko. Sehingga tidak ada alasan kuat yang membuat Maroko tidak layak untuk menggelar Piala Dunia antar Klub.
"Jika ada perubahan situasi, kita akan melakukan kontak dengan klub yang berpartisipasi," tulis FIFA dalam pernyataannya.
Saat ini tim yang telah dipastikan bakal mempertunjukan kehebatannyadi tanah Afrika adalah juara Liga Champions, Real Madrid. Madrid akan bergabung dengan Auckland City, San Lorenzo, Cruz Azul dan Moghreb Tetouan. dua tim yang akan menyusul adalah pemenang dari kompetisi Afrika da Asia, dal Liga Champions CAF.