REPUBLIKA.CO.ID, KATALAN -- Luis Suarez, penyerang yang baru didatangkan Barcelona dari Liverpool, mengakui adanya sejumlah tekanan. Ia menyadari saat kesempatan tampil nanti sudah tiba, tentunya akan lebih banyak mata yang menyoroti penampilannya berseragam Barcelona.
Namun dia menegaskan semua tekanan itu akan bisa diatasinya. "Saya menderita banyak atas hal ini. Saya sudah kehilangan beberapa pertandingan bersama Barcelona. Saya merasa tidak berdaya untuk melakukan apa pun dari luar lapangan," ungkap pemain berjuluk El Pistolero kepada media Marca, Jumat (5/9).
"Semua yang tersisa hanya berbicara dan teriak dari luar lapangan saja," sambungnya kembali.
Saat rekan-rekannya tampil di kompetisi La Liga Spanyol melawan Elche dan Villarreal, Suarez tertangkap kamera hadir di tribun penonton. Kondisi itu akan dijalaninya hingga akhir Oktober setelah hukuman larangan bertanding dari FIFA itu tuntas.
Suarez juga berjanji akan berhati-hati dan tidak akan melakukan tindakan tercela seperti menggigit Giorgio Chellini di Piala Dunia lalu. Ia mengatakan saat ini dirinya berada di bawah pengawasan, terlebih sekarang dirinya bermain untuk Barcelona dan setiap mata akan tertuju pada penampilannya.
"Saya akan mencoba tenang dalam hal ini karena saya pernah melakukan hal itu waktu di Inggris, dan telah melalui proses," tambah mantan punggawa The Reds tersebut.
"Saya terbiasa dalam tekanan seperti ini. Tekanan, tapi tidak dengan banyak mata yang mengawasi saya,"
"Saya akan terbiasa. Kali ini saya berada di tim terbesar dunia tentunya akan ada lebih banyak mata daripada sebelumnya."
"Setelah semua yang terjadi, bahkan lebih. Saya harus berhati-hati dalam bertindak," tandasnya.